“Saya tidak membayangkan kondisinya karena Jawa Timur juga mau hadir. Maka dengan dipecah dua mungkin akan lebih baik,” tambahnya.
Sementara itu, Deputi Kanal Media Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Karaniya Dharmasaputra, menjelaskan, jika Solo ke Semarang menandakan peralihan kepemimpinan dari Presiden Jokowi ke Ganjar.
“Dari Solo menuju Semarang, dari era Jokowi menuju era Ganjar Pranowo. Dari daerah yang dulu melambangkan basis Jokowi, bergerak menuju Semarang, daerah yang merupakan perlambang basis Ganjar Pranowo,” kata Karaniya.
Menurutnya, seperti halnya ‘Hajatan Rakyat’ Solo yang dijejali ratusan ribu massa, Semarang juga akan dipenuhi oleh rakyat yang tumpah ruah di acara kampanye akbar.(*)






