PPP: Poros Baru Sulit Terbentuk Tanpa Demokrat

  • Whatsapp

JAKARTA— Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy, menjelaskan bahwa poros ketiga sulit terwujud karena jumlah kursi PPP, PDIP, Golkar, Nasdem, dan Hanura mencapai 55 persen di DPR RI.

“Poros ketiga hari ini sulit terbentuk,” ucap Romahurmuziy dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Kamis (8/3).

Bacaan Lainnya

Kalaupun ada poros ketiga, pria yang akrab disapa Rommy ini meyakini ada peran Partai Demokrat di sana. Partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu yang mengantongi 10,19 persen suara nasional pada Pemilu 2014. Ia menyebut, Partai Gerindra yang memiliki 11,81 persen suara nasional saja sudah memiliki poros sendiri.

“Kalau harus membuat poros tengah 20 persen, bandulnya ada di Partai Demokrat,” tekan Rommy.

Meski demikian, Rommy tampak tak yakin Partai Demokrat mau membentuk poros baru untuk menandingi poros koalisi Jokowi dan Prabowo. Sebab, Demokrat sudah memberi sinyal untuk bergabung dengan koalisi pendukung Jokowi.

Sinyal kuatnya adalah kedatangan Komandan Satgas Bersama Pemenangan Pilkada dan Pemilu 2019 Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), ke kantor Presiden Jokowi untuk menyerahkan undangan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Demokrat akhir pekan ini.

“Kalau sinyal dari Demokrat seperti akan mengundang Pak Jokowi besok di Rapimnas mereka, itu seperti menunjukkan Demokrat tidak akan membangun poros sendiri atau poros ketiga. Proyeksi saya, poros ketiga ini mustahil terwujud. Karena dalam politik ini ada tanda-tanda,” katanya. (ald)

Pos terkait

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *