PURWAKARTA – Bupati Purwakarta Jawa Barat Saepul Bahri Binzein melantik para pejabat eselon II di tengah hamparan sawah di Kampung Parakanceuri Desa Pusakamulya Kecamatan Kiarapedes Kabupaten Purwakarta pada Jumat. “Ada 14 pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten -Pemkab- Purwakarta yang dilantik,” kata bupati di Purwakarta, Jumat.
Ia menyampaikan, areal sawah dipilih sebagai lokasi pelantikan para pejabat Pemkab Purwakarta, karena memiliki pesan moral yang kuat, yakni mengenai pentingnya menjaga lahan pertanian dan ketahanan pangan nasional.
“Kita tidak bisa makan tembok atau besi. Kita hanya bisa makan hasil pertanian. Karena itu, tidak boleh lagi ada sawah yang dialihfungsikan. Pertanian adalah benteng ekonomi negara,” katanya.
Prosesi pelantikan para pejabat eselon II di tengah hamparan sawah itu dipimpin bupati langsung, dan disaksikan oleh Wakil Bupati Abang Ijo Hapidin, Sekretaris Daerah Purwakarta, serta sejumlah pejabat lainnya.
Pada kesempatan itu, bupati menyampaikan bahwa rotasi jabatan ini merupakan bagian dari penyegaran birokrasi serta penegasan kembali tanggung jawab para pejabat.
“Tidak ada jabatan yang ringan atau berat. Semua posisi membawa tanggung jawab besar kepada diri sendiri, masyarakat, pemerintah, dan kepada Tuhan,” katanya.
Selain berpesan mengenai ketahanan pangan, bupati juga memberi ultimatum kepada jajaran Dinas PUPR agar menyelesaikan persoalan jalan rusak di seluruh wilayah Purwakarta dalam waktu maksimal 3,5 tahun.
“Kalau masih ada jalan rusak, saya bongkar sendiri. Saya tidak peduli siapa yang mengerjakan, yang penting hasilnya bagus dan bisa dinikmati masyarakat,” tegasnya.
Kemudian kepada para staf ahli yang turut dilantik, ia mengingatkan bahwa peran mereka bukan sekadar simbolis. Karena itu ia meminta agar para staf ahli benar-benar memberikan pertimbangan profesional dalam perumusan kebijakan daerah.
“Staf ahli harus kerja. Harus sibuk memberi masukan untuk kebijakan yang lebih baik,” katanya.






