SUKABUMI – Tim pemenangan pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi, nomor urut 3 Mohamad Muraz-Andri Setiawan Hamami menyerukan pemilihan umum (pemilu) damai.
Hal itu disampaikan dalam konferensi pers di sekretariat bersama (Sekber) MAJU (Muraz-Andri Juara), Jalan Otto Iskandardinata, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, pada Kamis (03/10).
Ketua tim pemenangan paslon nomor urut 3 atau MAJU, Henry Slamet mengingatkan, betapa pentingnya pelaksanaan pemilu yang aman, damai, dan menggembirakan tanpa hoax.
“Kita semua sepakat pemilu yang akan kita laksanakan nanti berjalan aman, damai dan sukses tanpa ekses. Selain itu juga harus mendatangkan kegembiraan bukannya ketakutan bagi warga yang akan menyalurkan hak suaranya,” ucap Hendry.
Hendry juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk selektif dalam memilah informasi, terutama yang beredar di media sosial yang begitu bebas dan terbuka. “Dengan kata lain warga itu harus benar-benar mampu membedakan antara fakta dan hoax (berita yang belum jelas kebenarannya,” tegas Henry.
Disiunggung beredarnya berita hoax di ranah publik dinilai dapat merusak sistem demokrasi yang sudah terbangun dan berjalan berjalan dengan baik selama ini. Maka hal ini mesti terus dikawal dan diwaspadai oleh semua pihak.
“Adapun isu yang diduga mendiskreditkan salah satu paslon, perlu dilakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengidentifikasi pihak-pihak yang tidak ingin pemilu berlangsung kondusif,” imbuhnya.






