WARUDOYONG – Pilkada Serentak 2018 sudah di depan mata. Forum Pemuda Lintas Agama (FPLA) Kota Sukabumi berharap, pesta demokrasi di Kota Sukabumi bebas dari isu-isu negatif terkait suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).
“Kejadian tentang isu SARA saat pesta demokrasi di daerah lain harus menjadi pembelajaran,”kata Ketua Kordinator Bidang Sosial FPLA Kota Sukabumi, Taufik Hidayat kepada Radar Sukabumi, minggu(4/2).
Menurutnya, isu SARA yang ada pada saat pesta demokrasi di daerah lain, efeknya sampai sekarang belum kunjung hilang. Pihaknya berjanji akan berusaha mengantisipasi terjadinya isu tersebut yang ditakutkan terjadi di Kota Sukabumi.
“Dalam rangka mengantisipasi terjadinya isu-isu SARA, kami terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan kepada pemilih pemula di sekolah-sekolah SMA/SMK di Kota Sukabumi,”paparnya.
Sosialisasi tersebut, akan diperbanyak ke setiap sekolah. Karena FPLA memandang bahwa yang paling mudah menyebarkan dan terjerumus isu SARA ialah pemilih pemula. Bahkan menurut Taufik, pemilih pemula selalu menjadi incaran para politikus.



