SUKABUMI— DPD partai Golkar Kota Sukabumi tentunya sudah berkomitmen untuk merangkul kaum perempuan untuk ikut berpartispasi dalam kepengurusan partai Golkar baik itu di tingkat DPD, Kecamatan hingga kelurahan. Terbukti saat verifikasi faktual yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi, keterwakilan perempuan kepengurusan DPD Golkar sudah dinyatakan memenuhi syarat yakni minimal 30 persen dari jumlah kepengurusan.
“Sebagai bukti keseriusan partai Golkar kami sudah menyiapkan ini dari jauh hari. Keterwakilan perempuan di kepengurusan inti DPD itu mencapai 32 hingga 33 persen dari total pengurus 71 orang,” ujar ketua DPD Golkar Kota Sukabumi, Jona Arizona, (30/1) kemarin.
Tak hanya itu, Jona sudah memberlakukan keterwakilan perempuan minimal 30 persen itu di tingkat kecamatan sampai keluruhan. Menurutnya, perempuan Partai Golkar siap berkontribusi dan sekaligus mewujudkan politik bersih dan demokratis.
“Keterwakilan perempuan ini akan mempertegas sikap politik golkar dan keberpihakan pada nasib kaum perempuan, anak-anak, remaja, serta kaum marjinalkan. Kader perempuan sudah saatnya untuk bersama memperjuangkan nasib rakyat melalui partai politik,” ujarnya.
Sementara itu, dengan Sistem Informasi Partai Politik (Sipol ) ini kata Jona sangat memberikan kemudahan bagi partai politik. Salah satunya bisa melihat kader atau struktur partai ini dengan terukur.
“Misalnya, kalau ada kader yang ganda, itu akan terlihat dari Sipol. Jadi sturkur kepengurusan yang sudah dibangun ini bisa terlihat kejelasan kadernya,” ungkapnya.
Semoga verifikasi faktual yang dilakukan oleh KPU ini bisa berjalan dengan lancar. Dirinya meyakini partai Golkar Kota Sukabumi bisa lolos verifikasi faktual.

