Kembali lagi, soal jabatan sistemnya seleksi terbuka, itulah makna dari tablig transparan yang telah dirinya sampaikan dalam masa kampanye, sidik, amanah, fatonah dan tablig.
“Tabig ini terbuka dakwahnya sampai, kalau tablig dibawa kepada management birokrasi sama dengan terbuka, sama juga dengan transparan, uang masuknya berapa keluarnya juga berapa, kompetensinya apa, untuk apa kan gitu,” paparnya.
Yang terpenting ASN kerja yang baik, nanti akan ada psikotes semua dan dirinya minta media untuk mengawasi. “Saya juga berikan waktu masukan-masukan dari masyarakat. Usulan pasti banyak tapi saya akan kerjakan yang prioritas dan tentu disesuaikan dengan anggaran,” imbuhnya.
“Kalau ada ASN nakal adukan, saya terbuka kita mau bersih bersih ikutin pak Prabowo bersih bersih Sukabumi lebih dulu,” pungkas Ayep Zaki. (ris)






