Pilkada Kota Sukabumi

Asep: Gerindra Masih Galau , Tentukan Koalisi dan Pasangan Calon

×

Asep: Gerindra Masih Galau , Tentukan Koalisi dan Pasangan Calon

Sebarkan artikel ini

CIKOLE– Langkah politik DPC Gerindra Kota Sukabumi terlihat masih galau dalam menentukan arah koalisi dan pasangan calon. Meskipun saat ini Gerindra dan Hanura sudah melakukan kesepakatan koalisi mengusung Dedi R Wijaya menjadi bakal calon Walikota Sukabumi.

Menurut pengamat politik Asep Deni, Gerindra kota Sukabumi nampaknya terlihat hati-hati dalam menghadapi Pilwakot kali ini. Apalagi dengan adanya imbas dari koalisi di Pusat dan Jawa Barat yang belum ada koalisi permanen. Ditambah konflik internal di tubuh Gerindra kota Sukabumi.

Bank bjb Tandamata

“Untuk itu Gerindra Kota Sukabumi harus segera mengambil keputusan, mengingat penetapan pasangan calon itu sekitar 3 bulan lagi,” ujar Asep Deni, kemarin.

Gerindra Kota Sukabumi, kata Asep Deni harus cepat menyelesaikan permasalahan satu persatu di tubuh Gerindra sendiri. Kalau memang dibiarkan bisa jadi tertinggal oleh partai lain, bisa jadi bukan jadi pengusung tapi pendukung.

“Konflik internal itu Gerindra itu harus diselesaikan secapatnya. Jangan Berdampak kepada komunikasi politik sesama partai lainnya,” jelasnya.

Meskipun saat ini Gerindra terlihat sedang colling down tapi tidak alasan untuk galau. Proses yang dilakukan oleh Gerindra dalam penjaringan calon sudah dilakukan. “Meskipun terlihatnya Gerindra sendiri galau pasca Andri Hamami pindah ke Demokrat. Namun itu bukan menjadi alasan, siapapun yang dicalonkan Gerindra jangan ragu,mislakan Dedi R Wijaya, terus saja maju,” ujarnya.

Saat ini, kata Asep Deni tinggal Gerindra mencari pendamping Dedi R Wijaya saja. Apalagi jumlah kursi yang dibangun oleh Gerindra dan Hanura itu sudah cukup. “Sederhana sih, kursi untuk persyaratan sudah cukup, tinggal mencari pendamping yang dikomunikasi olehpartai sendiri dan partai yang dibangun,” ungkapnya.

Kalau pun memang Gerindra dan Masagi akan berkoalisi atapun Gerindra dengan PKS, sebenarnya dengan politik bisa terjadi. makanya harus dibangun komunikasi lebih intensif oleh Gerindra dalam memperkuat komitmen politik dengan partai lainnya. ” Kalau pun PKS sudah menentukan sikap mengusung walikota Sukabumi, mau kah gerindra dengan Dedi R wijaya menajadi f2. Intinya komunikasi harus tetap dijaga dan dibangun,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPC Gerindra Kota Sukabumi, Kamal Suherman mengaku saat ini Gerindra Kota Sukabumi sedang menunggu langkah dari DPD Gerindra Jabar. Pihaknya tidak tinggal diam dalam melakukan komunukasi baik itu antara lintas parpol atau koordinasi dengan DPD Gerindra Jabar.

“Kita tidak galau, pokoknya kita mah sedang menjalani saja. Sampai ada keputusan dari DPD dan DPP,” ujarnya.
Bahkan saat ini DPD Gerindra Jawa Barat sedang melakukan survei secara terbuka. Artinya semua calon yang muncul dipermukaan pun dilakukan survei. “Tentunya survei pak Dedi R Wijaya yang saat ini sudah menjadi usungan kami. Tapi tak menutup kemungkinan calon lain ikut disurvei juga,” jelasnya.

DPC Gerindra Kota Sukabumi, saat ini sedang menjalani proses yang dilakukan oleh internal Partai Gerindra. Karena hasilnya apapun juga bukan datang dari wilayah tapi DPD dan DPP. ” Lihat saja nanti keputusannya, sekali lagi kita galau hanya lagi menjalani proses saja,” pungkasnya. (bal)