Pilkada Kabupaten Sukabumi

Pengobatan Gratis Yayasan Bhakti Iyos Somantri Tembus 1.800 Pasien

×

Pengobatan Gratis Yayasan Bhakti Iyos Somantri Tembus 1.800 Pasien

Sebarkan artikel ini
Pengobatan Gratis Yayasan Bhakti Iyos Somantri
Warga Kampung Kebon Kawung, Desa Sukamanis, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, tengah mengikuti pengobatan gratis.

SUKABUMI – Yayasan Bhakti Iyos Somantri bersama Cibatu Raya (CRA) terus bergerak ke berbagai wilayah melaksanakan aksi sosial penyuluhan dan pengobatan gratis. Kali ini, aksi sosial tersebut dilakukan, di Kampung Kebon Kawung, Desa Sukamanis, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (02/10).

Penyuluhan dan pengobatan gratis di titik ke 9 ini mendapatkan respon yang sangat baik, warga berbondong-bondong untuk mengikuti aksi sosial yang dilaksanakan oleh Yayasan Bhakti Iyos Somantri bersama CRA.

Bank bjb Tandamata

Sekretaris Yayasan Bhakti Iyos Somantri, Ferry Gustaman menjelaskan, penyuluhan dan pengobatan gratis ini rutin dilakukan di setiap titik yang berbeda sesuai permintaan dari masyarakat.

“Ini adalah titik ke 9 pengobatan gratis yang diselenggarakan oleh Yayasan Bhakti Iyos Somanti. Yayasan Bhakti Iyos Somantri ini kan konsen di kerja – kerja sosial, kesehatan, tanggap bencana, dan sebagainya,” ujar Ferry Gustaman.

Dirinya memaparkan, Yayasan Bhakti Iyos Somantri ini tidak hanya untuk saat ini saja, tetapi akan berkesinambungan dan mudah – mudahan ini selanjutnya bisa dilakukan juga pasca Pilkada 2024.

“Khusus program pengobatan gratis ini akan dilaksanakan di setiap desa, kecamatan, perkampungan. Alhamdulillah, kami bermitra dengan CRA (Cibatu Raya) dibawah komando Aom Aziz yang juga tokoh masyarakat yang sama punya program sosial,” ucapnya.

Pihaknya sangat menyambut aksi sosial ini, di bidang kesehatan yang menjadi salah satu program prioritas atau program unggulan dari pasangan calon (Paslon) nomor urut 1 Iyos Somantri – Zainul.

“Setiap titik jumlah warga yang berobat tidak kurang dari 250 orang, tergantung kondisi setempat, karena ada batas waktu sampai ashar, sehingga mohon maaf jika belum bisa terfasilitasi seluruh masyarakat,” ungkapnya.

Lanjut Ferry, permintaan masyarakat untuk menyelenggarakan program penyuluhan dan pengobatan gratis ini sangat baik. Bahkan, sudah ada beberapa titik yang memintanya bersama mitra yayasan.

“Ini permintaan dari masyarakat, maka kita jadwalkan bersama mitra kami. Jadi kegiatan pengobatan gratis, sistemnya jemput bola, kita datangi dan hadir yang ingin menggelar pengobatan gratis ini,” jelasnya.

Pihaknya berharap, pada November ini bisa melaksanakan di 47 kecamatan. Jadi nanti disesuaikan dengan kemampuan waktu dan kesiapan dari dokter itu sendiri. “Antusiasme masyarakat luar biasa, karena kesehatan saat ini mahal kalau harus ke dokter, belum lagi mereka harus mengeluarkan ongkos,” imbuh Ferry.