Hasil Survei Measure, Bacalon Bupati Sukabumi Iyos Somantri Masih di Atas Angin

Survei Bacalon Bupati Sukabumi

SUKABUMI – Measure atau Media Survei dan Evaluasi merilis hasil survei partisipasi politik dan peta elektoral jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 Kabupaten Sukabumi. Dari hasil survei yang dilakukan mulai dari 20 sampai 28 Juni menunjukkan, popularitas dan elektabilitas bacalon Bupati Sukabumi Iyos Somantri masih di atas angin.

Dalam rilis atau data yang diterima oleh radar sukabumi, tingkat popularitas dan kesukaan masyarakat pada bacalon Bupati Sukabumi, bervariasi, namun dari data tersebut yang menduduki posisi atau puncak, yaitu Iyos Somantri dengan nilai 60,2 persen kenal dan pernah mendengarnya.

Bacaan Lainnya

Sangat suka berada diangka 39,7 persen, lalu yang menilai biasa saja diangka 59 persen. Kemudian, di posisi kedua Asep Japar 32,2 persen kenal atau pernah mendengar beliau, lalu yang sangat menyukai pria yang akrab disapa Asjap ini berada diangka 26,6 persen. Adapun menilai biasa saja yaitu 70,3 persen.

Diurutan ketiga M. Sodikin Ketua DPD PKS Kabupaten Sukabumi, yang dengar atau kenal sebanyak 18,6 persen, lalu yang telah menilai sangat suka dengan sosok M Sodikin 30,2 persen, sisanya menilai biasa saja 59,5 persen. Posisi ke empat Anak Priatama kader tulen DPD PKS, dengar dan kenal 18,1 persen, 30,6 persen, sementara yang menilai biasa saja 66,7 persen.

Selanjutnya, Deden Deni Wahyudin yang juga menjabat sebagai ketua APDESI. Hasil survei menyebut masyarakat yang mendengar dan kenal dengan Deden yaitu 17,6 persen, lalu sangat suka 24,3 persen, kemudian yang menganggap biasa saja 71,4 persen.

Selain nama di atas ada nama Ketua DPC PKB Kabupaten Sukabumi, Hasim Adnan, lalu urutan selanjutnya Habib Mulki, Ketua DPC Partai Gerindra, Yudha Sukmagara, sekretaris Partai Golkar Budi Azhar, Fikri Abdul Aziz, Rastya Mutiara Zahra, Zaenul, dan Andri Hendrayana.

Adapun presentasi perihal yang ingin diketahui oleh masyarakat kepada bacalon Bupati Sukabumi, terdiri dari prestasi atau kesuksesan yang diraih sebanyak 47,8 persen, lalu pribadi atau keluarga 22,0 persen, latar belakang/ kehidupan masa lalu yaitu 11,3 persen, pekerjaan 8,8 persen.

Selain itu, hobi dan kesukaan 3,5 persen, lalu harta serta kekayaan yang dimiliki 1,8 persen, dan lainnya yaitu 5,0 persen. Measure sebut jika simulasi pertam ada nama tiga nama bacalon Bupati Sukabumi antaraain, Iyos Somantri, Asep Japar, dan Hasil Adnan.

Iyos Somantri yang saat ini menjabat sebagai Wakil Bupati Sukabumi memperoleh suara 43,8 persen, lalu Asep Japar mantan Kadis PU yaitu 17,3 persen, kemudian Hasim Adnan yaitu meraih 9,5 persen.

Simulasi kedua jika ada dua bacalon Bupati Sukabumi, Iyos Somantri vs Asep Japar. Iyos meraih suara 48,0 persen, sedangkan Asjap 24,0 persen. Adapun pilihan calon bupati dan kepuasan melalui kinerja pemerintah daerah secara base, Iyos Somantri mendapatkan nilai 48,00 persen, Asep Japar 24,00 persen.

Dalam survei yang dilakukan Measure, para bacalon Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi juga telah dipetakan dengan matang. Namun angkatnya menunjukkan Iyos Somantri masih tertinggi dan beda tipis dengan Asep Japar. Itupun jika dipasang pasangkan dengan berbeda beda Bacalon Wakil Bupati Sukabumi.

Menyikapi hasil survei tersebut, salah satu tim pemenangan Iyos Somantri, Dewex Sapta Anugrah menyambut baik. Pasalnya bukan hanya survei dari measure saja ada beberapa survei yang menyatakan Iyos menang telak.

“Kita doakan dan berjuang bersama tanpa henti agar hasil dari survei yang selama ini bermunculan tidak meleset serta yakin pak Iyos Somantri yang sudah mengabdi 38 tahun di Kabupaten Sukabumi menang pada perhelatan Pilkada 2024 mendatang,” singkat Dewex. (ris)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *