SUKABUMI – Calon Bupati Sukabumi nomor urut 1 Iyos Somantri dikepung generasi z dan mahasiswa, di Kabumi Cafe Jalan Cibolang, Kecamatan Cisaat. Pria yang telah mengabdi selama 38 tahun di pemerintahan Kabupaten Sukabumi ini diberendel sejumlah pertanyaan oleh mahasiswa.
Meskipun demikian, Iyos Somantri dapat menjawab dengan luwes semua pertanyaan yang dilontarkan kepadanya di momentum “Taros Iyos” yang diinisiasi kalangan gen z Muda Asik.
Iyos Somantri mengapresiasi kegiatan Taros Iyos yang diinisiasi anak yang tergabung dalam Muda Asik. Apalagi dihadiri oleh para mahasiswa yang kritis dan membangun.
“Ini acara sangat bagus yang diinisiasi muda asik, saya sangat apresiasi terhadap mereka dan juga mahasiswa yang pada hadir hari ini. Masukan, saran, dan pandangannya sangat konstruktif bagi pembangunan Kabupaten Sukabumi ke depan,” ujar Iyos seusai acara Tanya Iyos.
Oleh karenanya, kata Iyos kegiatan ini perlu ditingkatkan, karena dirinya ingin mendengar suara suara masyarakat, suara milenial, suara gen z. “Jadi apa sih yang diinginkan mereka, makanya tagline kita (Iyos-Zainul) ini harapan baru Sukabumi. Kita ingin menggali harapan harapannya dan kita akan wujudkan,” jelasnya.
Lanjut Iyos, beberapa yang ditanyakan ada tentang bank sampah, pendidikan, tenaga kerja, kesehatan dan masih banyak lagi. Menurutnya, mahasiswa itu kritis kritis dan ia menilai sangat bagus sekali untuk dijadikan program kedepan.
“Itu sudah dilakukan oleh kita sebetulnya sudah ada, bahwa pemberdayaan perempuan itu harus kita lakukan dengan dinas P3Anya, kemudian DLH semua masuk dalam program kita, makanya saya lugas menjawabnya karena sudah masuk dalam program,” beberapa Iyos.
Pihaknya mengaku kedepan jika dia bersama Zainul dilantik, maka sudah tentu akan selalu bersinergi dan berkolaborasi. “Komitmen kita akan berkolaborasi dan bersinergi dengan mereka, tadi ada salah satu mahasiswa yang punya kreativitas, punya kegiatan yang akan membantu tugas kita, membuat insinerator atau apa gitu dari oli bekas. Kita akan kerjasamakan untuk menangani persampahan di Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya. (ris).





