Sementara itu, Airlangga mengakui Pemilu yang dilakukan bangsa Indonesia sejak reformasi adalah atas persetujuan Megawati Soekarnoputri, Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan.
“Yang menyetujui pemilu langsung itu Ibu Megawati. Sejarah ini yang mencatat hanya dua parpol, yaitu Golkar dan PDIP. Selama Golkar dan PDIP di pemerintahan, saya yakin pemerintahan bisa berjalan dengan baik,” kata Airlangga disambut riuh tepuk tangan hadirin.
Soal kerjasama itu, Airlangga secara khusus memuji kepemimpinan Puan di DPR RI yang mengundangkan UU Nomor 2 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Covid-19. “Kalau pemerintah dan DPR tidak bareng, kita tidak bisa membayangkan bagaimana menghadapi Covid-19 ini,” kata Airlangga.(*)




