Matangkan Strategi, Golkar Kabupaten Sukabumi Gelar Dikpol

PENDIDIKAN POLITIK : Partai Golkar Kabupaten Sukabumi mengadakan Pendidikan Politik (Dikpol) kepada kader yang ada di 47 Kecamatan, Senin (27/11/2023).
PENDIDIKAN POLITIK : Partai Golkar Kabupaten Sukabumi mengadakan Pendidikan Politik (Dikpol) kepada kader yang ada di 47 Kecamatan, Senin (27/11/2023).

SUKABUMI — Guna mematangkan strategi dan menyamakan Persepsi serta langkah, Partai Golkar Kabupaten Sukabumi mengadakan Pendidikan Politik (Dikpol) kepada kader dan pengurus yang ada di 47 Kecamatan, Senin (27/11/2023).

Sekretaris DPD Partai Golkar Budi Azhar Mutawali mengatakan, pendidikan politik untuk pengurus tingkat kecamatan ini bertujuan untuk menyamakan strategi, persepsi dan menyamakan langkah dilapangan.

Bacaan Lainnya

“Jadi apa yang dilakukan dilapangan oleh kader, kita harus terpetakan seperti apa. Kita mempunyai 50 Caleg yang terbagi enam dapil sehingga dimasing-masing dapil bisa kerjasama dengan baik untuk memenangkan partai Golkar, “terangnya.

Sementara soal persiapan kampanye, dirinya menambahkan bahwa dalam Dikpol ini diberikan pemahaman ilmu dari sumbernya langsung yakni Bawaslu Kabupaten Sukabumi. Para kader berikan ilmu bagaimana memasang alat peraga yang tidak menyalahi aturan, kemudian kegiatan berkumpul di masyarakat seperti apa dirumuskan dalam Dikpol ini.

“Dikpol ini agar supaya para caleg dan pengurus tidak salah dalam melangkah dan menjalankan kampanye kedepan. Karena kami targetkan golkar menang dan memiliki Kursi di DPRD Kabupaten Sukabumi 12 kursi “tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi Marwan Hamami menambahkan, dikpol ini adalah pengutan bagi kader dan pengurus partai untuk memahami peran mereka di masyarakat, karena para kader dan pengurus ini sebagai kepanjangan tangan partai. “Jadi Pendidikan Politik ini untuk mengingatkan bagaimana mereka mencermati kondisi dilapangan, “terangnya.

Menurutnya, Sebagai kader tentunya harus paham politik partai golkar itu seperti apa. Pada posisi utamanya, sampai hari ini Golkar selalu dalam sistem pemerintahan. “Partai Golkar belum bisa menjadi oposisi, karena (Partai Golkar) ingin terus membangun dan masuk dalam pemerintahan, tidak boleh oposisi, “terangnya.

Ditempat terpisah, Adang Edi Ridwan Ketua Panitia Pelaksana menambahkan, bahwa kegiatan dikpol ini digelar selama dua hari yakni 27 sampai 28 November 2023. Menurutnya, Dikpol ini pada prinsipnya menguatkan kebersamaan untuk memenangkan Pileg dan Pilpres.

“Inti dari dikpol ini adalah kekompakan, kebersamaan para caleg dan ketua PK di Kabupaten Sukabumi bisa bersinergi dilapangan, dan caleg dengan caleg lain tidak saling sikut yang penting mereka bersama-sama untuk penguatan parpol., “terangnya.

“Untuk target sudah jelas, sesuai dengan hasil yang ditentukan hasil pleno yakni 12 kursi sudah sesuai, “terangnya. (*/hnd)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *