KPU : KPPS Wajib Rahasiahkan Pilihan Pasien Covid-19

  • Whatsapp
AJAKAN : Komisioner KPU Divisi SDM dan Partisipasi masyarakat Meri Sariningsih mengajak warga menggunakan hak pilihnya dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 pada 9 Desember mendatang.

SUKABUMI — Tak kurang 7 hari lagi, KPU akan menggelar pilkada serentak tepatnya pada 9 Desember mendatang, semua warga diajak untuk melakukan pencoblosan ke TPS tak terkecuali bagi para pasien yang terindikasi Covid-19, baik yang sedang dirawat maupun yang melakukan isolasi mandiri.

Komisioner KPU Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat Kabupaten Sukabumi, Meri Sariningsih mengatakan, Pemilih yang sedang menjalani rawat inap, isolasi mandiri, dan atau positif COVID-19 tetap dapat menggunakan hak pilihnya di TPS terdekat dari rumah sakit (RS). Hal itu tercantum dalam Pasal 72 ayat 1 sampai dengan ayat 4.

Bacaan Lainnya

“Pada pasal itu disebutkan bahwa ketua KPPS akan menugaskan anggotanya dan dapat didampingi oleh PTPS dan saksi dengan membawa alat perlengkapan pemungutan suara mendatangi tempat pemilih yang bersangkutan dirumah sakit.anggota kpps yang membantu pasien menggunakan hak pilihnya wajib merahasiakan pilihan pemilih yang bersangkutan dan tentunya anggota KPPS tersebut menggunakan alat pelindung diri lengkap serta menerapkan protokol kesehatan COVID-19, “jelas Meri

Selanjutnya, pada Pasal 73 diatur tentang pemilih yang sedang menjalani isolasi mandiri COVID-19 dan dipastikan tidak dapat mendatangi TPS untuk memberikan hak pilihnya, maka KPPS dapat melayani dengan cara mendatangi pemilih dengan persetujuan saksi dan Panwaslu kelurahan/desa atau pengawas TPS.

“Selanjutnya, pada Pasal 74 ayat (1) dicantumkan bahwa pemberian suara di bilik suara, Pemilih menggunakan sarung tangan sekali pakai untuk mencoblos dengan paku yang telah disediakan. Kemudian anggota KPPS melakukan sterilisasi paku secara berkala dengan disinfektan, lalu pada ayat (2) dikatakan bahwa pemilih yang telah selesai memberikan suara, membuang sarung tangan sekali pakai pada tempat pembuangan yang telah disediakan TPS, “jelasnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, Anggota KPPS akan memberikan tetesan tinta pada jari pemilih. Sesuai pada Pasal 74 ayat (3) tercantum bahwa pemilih yang telah memberikan suaranya mendatangi anggota KPPS yang bertempat di depan pintu keluar TPS, untuk memberikan tanda khusus berupa tinta yang diteteskan ke jari pemilih.

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *