Jokowi juga buka suara terkait keputusan sidang Badan Legislasi (Baleg) DPR RI yang baru hari ini menyepakati revisi UU Pilkada.
DPR tetap menggunakan putusan Mahkamah Agung (MA) dan memilih tak mengakomodasi putusan MK. Jokowi pun merasa heran kenapa dirinya yang disalahkan atas langkah DPR RI itu.
“Yang saat ini juga sedang dirapatkan di DPR itu adalah wilayah legislatif, tapi tetap yang dibicarakan adalah si tukang kayu,” cetus Jokowi.
Meski demikian, Jokowi tak mempersoalkan hal tersebut. Ia menekankan, julukan Tukang Kayu yang disematkannya itu bagian dari warna demokrasi. “Tidak apa apa. Itu warna-warni sebuah demokrasi,” papar Jokowi.
Lebih lanjut, Jokowi menegaskan bahwa dirinya sangat menghormati keputusan MK dan DPR RI itu. Jokowi berujar setiap lembaga memiliki kewenangan masing-masing. “Mari kita hormati keputusan, beri kepercayaan kepada pihak pihak yang memiliki kewenangan untuk melaksanakan proses secara konstitusional,” pungkas Jokowi.(*)






