Ditekankannya, di koalisi pendukung Jokowi-Ma’ruf, Golkar merupakan salah satu partai yang memiliki daya tawar yang sangat lemah.
“Bargains Golkar paling lemah saat ini. Dengan kinerja yang ngepas ditambah dukung Jokowi yang secara irisan jauh dari Golkar, bisa jadi Golkar mirip MU di liga Inggris keluar dari the big five. Golkar bakal jadi partai menengah,” pungkas Andrianto.
Partai Golkar tidak ambil pusing dengan pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akan menempati tiga besar Pemilu 2019.
Meskipun, pernyataan Jokowi ini secara tersirat akan berimplikasi terhadap partai koalisinya di peringkat pileg, termasuk Golkar.
“Nggak ada masalah ya dengan itu (pernyataan Jokowi),” ujar politisi senior Partai Golkar, Firman Soebagyo saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL di DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Selasa (18/19).
Firman lebih memilih berpikir positif dalam menilai pernyataan Jokowi. Menurutnya, ucapan mantan gubernur DKI Jakarta itu tidak lebih dari sebuah penyemangat untuk partai pendukung.





