JAKARTA— Sekjen DPP Gerindra, Ahmad Muzani menyatakan bahwa warga DKI Jakarta menginginkan presiden baru, di luar Joko Widodo. Ahmad mengatakan itu di hadapan kader dan simpatisan Gerindra di Lapangan Arcici, Rawasari, Jakarta Pusat, Minggu (11/3).
“Saya sudah diminta oleh DPD Jakarta yang sudah merekam aspirasi dari tingkat RW dan kelurahan agar Pak Prabowo maju menjadi Capres,” jelasnya.
Menurut Muzani, kehidupan rakyat saat ini kian susah. Harga naik, kelangkaan BBM dan sulit mencari kerja menjadi poin Dengan penuh semangat, dia bilang bahwa Gerindra terus menjadi teman rakyat yang sedang kesulitan, kemiskinan dan tertindas. “Kita tidak pernah malu kalau Gerindra didukung oleh tukang baso, rakyat kecil dan tertindas. Ini komitmen kita untuk membangun Indonesia yang lebih baik,” jelasnya. Muzani menutup pidato kebangsaannya yang mewakili Prabowo Subianto yang berhalangan hadir dengan takbir. “Prabowo presiden…takbir..Allahuakbar,” tandasnya.
Diketahui, Mantan Danjen Kopassus yang sudah ditunggu berjam-jam oleh simpatisannya hingga memasuki petang tadi tak kunjung tiba. MC berkali-kali menyatakan bahwa Prabowo tengah dalam perjalanan, namun dia tidak kunjung tiba. Belakangan, yang muncul hanya Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani. Dalam kesempatan itu, Muzani menyatakan bahwa Prabowo ingin melihat kesungguhan warga dalam memberikan dukungan. “Pak Prabowo masih menimbang-nimbang apakah dirinya layak memimpin bangsa ini di tengah banyak problema yang menimpa bangsa kita,” ungkap Muzani.
Ketua DPD DKI Jakarta Partai Gerindra Mohammad Taufik juga hadir di acara itu. Menurut dia, Prabowo tak bisa hadir lantaran sedang berada di luar kota. Para awak media yang menunggu pun kecewa karena putra Sumitro Djojohadikusumo itu tak kunjung muncul. (sam/rmol)



