Presiden kelima RI itu juga mengingatkan kader partai dan simpatisan di mana pun berada, bahwa rakyat itu cakrawati atau horizon perjuangan. “Kepada merekalah dedikasi politik selalu ditujukan. Kita berjuang karena keyakinan politik,” katanya.
Lebih lanjut dia juga menyatakan, PDIP telah diuji gemblengan sejarah yang begitu hebat dan menyakitkan, khususnya di masa Orde Baru.
“Karena itu, sebagai banteng-banteng PDI Perjuangan yang memegang kokoh perisai Pancasila di dada, selama ini kita menyatu dengan rakyat, jangan pernah gentar sedikitpun menghadapi kepungan dan manuver politik praktis yang hanya sekadar menggunakan keinginan kekuasaan sebagai tujuan,” urainya.(*)






