Demokrat Tolak UU Cipta Kerja, Henry Slamet Singgung Judicial Review

  • Whatsapp
Sekretaris DPC Demokrat Kota Sukabumi, Henry Slamet

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Politisi Partai Demokrat Kota Sukabumi Ir. Henry Slamet turut mengomentari terkait polemik disahkannya UU Cipta Kerja. Diketahui bahwa Demokrat adalah satu dari dua partai politik yang menolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja.

“Ya seperti diketahui sikap Demokrat sudah jelas menolak RUU Cipta Kerja,” kata Henry Slamet kepada Radarsukabumi.com, Rabu (7/10/2020).

Bacaan Lainnya

Ketua Fraksi Demokrat pada DPRD Kota Sukabumi ini menjelaskan bahwa dari awal dimunculkan, banyak pasal-pasal yang kontroversial dan memberatkan dari sisi pekerja atau buruh.

“Dan saya kira Undang-undang ini sosialisasinya kurang,” ujar Henry.

Lebih lanjut, anggota Komisi I DPRD Kota Sukabumi juga mengungkapkan bahwa pihaknya akan memonitor dan menerima segala aspirasi dari warga masyarakat untuk dibawa ke tingkat pusat, termasuk problem Omnibus Law Ciptaker ini.

“Itu sudah menjadi kewajiban kami sebagai anggota DPRD dan anggota partai Demokrat untuk memonitor seluruh reaksi-reaksi masyarakat apakah menolak penolakan termasuk yang setuju, semua akan kita laporkan ke DPP. Soal nanti tindak lanjutnya tentu nanti kewenangan DPP,” tutur Henry.

Yang dimaksud dengan kewenangan pusat, jelas Henry lagi, Salah satunya adalah langkah untuk judicial review ataupun mengajukan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu). Namun langkah paling awal adalah mengumpulkan laporan-laporan di tingkat daerah untukk dibawah ke pusat.

“Untuk judicial review saya kira itu kewenangan DPP. Kami akan laporkan hasil-hasil di daerah seperti apa. Jujur saja saya belum membaca draf yang begitu panjang, seribu halaman lebih kalau gak salah. Tapi kalau kita lihat di semua media-media banyak pasal-pasal yang memang bertentangan dengan rasa keadilan sebagai buruh-buruh kecil,” tuntas legislator 4 periode. (izo/rs)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *