POLITIK

Debat Publik Perdana Pilkada 2024 Kota Sukabumi, Paslon ‘AYEUNA’ Bakal Bikin Kejutan

×

Debat Publik Perdana Pilkada 2024 Kota Sukabumi, Paslon ‘AYEUNA’ Bakal Bikin Kejutan

Sebarkan artikel ini
Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi, nomor urut 3 Ayep Zaki - Bobby Maulana. (Foto: Radar Sukabumi)
Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi, nomor urut 3 Ayep Zaki - Bobby Maulana. (Foto: Radar Sukabumi)

SUKABUMI – Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Wali Kota Sukabumi, nomor urut 2 Ayep Zaki-Bobby Maulana atau ‘AYEUNA’ mengaku sudah siap hadapi debat publik pertama yang diselenggarakan oleh KPU.

Calon Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki mengatakan, meskipun tidak ada persiapan khusus untuk debat publik paslon Pilkada 2024 yang berhadapan dua calon dari incumbent pada hari ini, Jumat (11/8), di Grand Cikareo Regency, pukul 19.00 WIB sudah siap 100 persen.

Bank bjb Tandamata

“Tidak ada persiapan khusus, kita punya visi dan misi yang memang akan kita emban membawa Sukabumi yang terbaik di Indonesia. Ingat Sukabumi yang terbaik di Indonesia,” ujar Ayep Zaki, pada Jumat (8/11).

Lanjut Ayep Zaki, yang terbaik itu selesainya masalah kemiskinan, permasalah pengangguran juga selesai dalam tempo lima tahun. Kemudian infrastruktur yang berkesinambungan, bukan lagi Cikole Sentris, tapi Sukabumi Sentris.

“Selanjutnya pembangunan ekonomi yang merata di Kota Sukabumi, sehingga ketimpangan ini tidak terlalu jauh. Selanjutnya saya akan bermitra, karena saya basisnya pengusaha, negara manapun di dunia, di berbagai belahan dunia manapun di negara maju ini pengusahannya maju,” paparnya.

Sehingga satu wilayah di Kota Sukabumi, sambung Ayep Zaki untuk Sukabumi menjadi Sukabumi yang baru, Sukabumi yang emas.

“Tentu saja saya juga harus bergandengan tangan dengan seluruh pengusaha baik yang besar, menengah maupun kecil karena saya 36 tahun punya pengalaman di situ. InsyaAllah pengalaman 36 tahun ini akan diabdikan untuk Kota Sukabumi,” bebernya.

Pihaknya menargetkan, 5 sampai 10 tahun kedepan tidak ada lagi yang miskin di Kota Sukabumi, karena yang miskin menjadi tanggung jawabnya.