Langkah progresif juga dilakukan di sektor hilir melalui program biodiesel. Transisi dari B40 menuju B50 terbukti menekan angka impor, bahkan Indonesia kini telah mencapai swasembada solar. “Dalam sejarah bangsa kita di 2026, alhamdulillah tidak ada lagi impor solar karena semua sudah dipenuhi dalam negeri,” kata Bahlil.
Pemerintah juga mendorong pengembangan bioetanol sebagai pengganti bensin. Program mandatory E20 ditargetkan mulai berjalan pada 2028 untuk semakin mengurangi ketergantungan pada pasokan luar negeri.(*)






