Pilkada Kabupaten SukabumiPOLITIK

Adjo Disebut PKB Kadernya, Gerindra : Beliau Sudah BerKTA Kami

SUKABUMI — Ketua DPC PKB Kabupaten Sukabumi, Asep Supriatna menegaskan bahwa sampai saat ini PKB masih tetap semangat dan optimis untuk mengusung wakil bupati Adjo Sardjono dalam perhelatan Pilkada Desember 2020 mendatang. Bahkan dirinya mengklaim bahwa mantan sekda tersebut sudah jauh-jauh hari menjadi kader PKB.

“Proses usungan di PKB Sudah selesai dan sudah menjadi kader PKB, “jelas Asep saat dihubungi koran ini, Kamis (2/7).

Saat ditanya soal Adjo mendaftar partai lain dirinya mengatakan itu adalah hal yang wajar mengikuti mekanisme partai yang sudah ditentukan, namun yang jelas Adjo sudah menjadi keluarga besar PKB jauh-jauh hari sebelum mendaftar ke partai lain, dan bahkan dirinya juga memastikan berdasarkan keputusan sebelumnya PKB masih setia mengusung Adjo.

“Masih tetap semangat, dan optimis. Kami masih bersama pak Adjo (Wakil bupati yang juga bakal calon petahana red), “tegasnya.

Menanggapi hal tersebut Sekretaris DPC Partai Gerindra Kabupaten Sukabumi, Agus Firmansyah menegaskan bahwa Adjo sudah memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) partai Gerindra. Pasalnya, sebagai syarat mutlak diusung oleh Gerindra adalah menjadi kader Gerindra, serta siap untuk membesarkan partai selain itu juga ketika sudah terpilih harus sanggup dan berkewajiban membesarkan partai.

“Syarat mutlak adalah membesarkan partai dan jika dari internal harus siap menjadi kader, “terangnya.

Jika ada parpol lain yang mengklaim, Adjo sudah menjadi kadernya tidak menjadi masalah yang jelas nanti pembuktiannya harus dengan bukti fisik dengan ber KTA. “Boleh saja kalau aku-akuan, nanti juga DPP akan mengklarifikasi hal tersebut, “jelasnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, hal yang sangat lumrah jika parpol lain seperti itu. Pasalnya, semua parpol berkeinginan membesarkan parpolnya masing-masing. Kalaupun, pada akhirnya bacalon yang diusung Gerindra ber KTA parpol lain, tentunya harus siap untuk mengundurkan diri jauh-jauh hari dari parpol sebelumnya.

“Kita maklumi saling mengklaim, nanti pembuktiannya dengan KTA dan orang yang bersangkutan memilih kader parpol mana. Saya rasa tidak menggangu pada saat pendaftaran di KPU, masalah ini hanya teknis saja, “tukasnya. (hnd)

Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button