Langkah Nyata untuk Pemberdayaan Masyarakat dan Peningkatan Ekonomi Lokal
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nusa Putra melaksanakan program pemberdayaan masyarakat di Desa Sukarame, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, dengan fokus utama pada pengembangan potensi wisata di Cipanas Sukarame.
Program ini bertujuan untuk mempromosikan keindahan alam dan potensi wisata yang belum tergali di daerah tersebut, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan memanfaatkan peluang ekonomi dari sektor pariwisata.
Cipanas Sukarame, yang terletak di kawasan pegunungan dengan pemandangan alam yang menakjubkan dan sumber air panas alami, memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata. Namun, meskipun menawarkan keindahan alam yang luar biasa, daerah ini masih minim pengembangan infrastruktur dan promosi, yang menjadi hambatan utama dalam memaksimalkan potensi wisatanya.
Menyadari hal ini, mahasiswa Universitas Nusa Putra mengambil inisiatif untuk bekerja sama dengan masyarakat setempat dalam menggali informasi dan mengidentifikasi sumber daya yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata yang lebih menonjol.
Salah satu langkah yang diambil oleh mahasiswa adalah memanfaatkan kekuatan media sosial sebagai alat promosi. Melalui platform seperti Instagram dan TikTok, mahasiswa mempublikasikan keindahan Cipanas Sukarame dalam bentuk foto-foto dan video yang menarik perhatian.
“Konten ini tidak hanya menyoroti keindahan alam, tetapi juga memberikan gambaran tentang aktivitas yang dapat dilakukan di lokasi tersebut, seperti berendam di sumber air panas alami, trekking di pegunungan, dan menikmati pemandangan yang menakjubkan, terang Ketua KKN Sukarame Universitas Nusa Putra Muhamad Iqbal Nuril Anshor
Lanjut Iqbal mahasiswa juga mengadakan workshop bagi masyarakat setempat tentang pentingnya pemasaran digital dalam menarik perhatian wisatawan.
Workshop ini mencakup pelatihan dasar tentang cara mengambil foto dan video yang menarik, mengelola akun media sosial, hingga strategi pemasaran online. Tujuannya adalah untuk memberdayakan masyarakat lokal agar mampu secara mandiri mempromosikan desanya sebagai destinasi wisata unggulan.
Dalam pelaksanaan program ini, mahasiswa tidak hanya berfokus pada promosi wisata, tetapi juga mengintegrasikan program-program lain yang mendukung pemberdayaan masyarakat secara holistik. Misalnya, mereka mengadakan pelatihan keterampilan bagi warga, seperti kerajinan tangan dan pembuatan produk lokal yang dapat dijual sebagai oleh-oleh bagi wisatawan.
“Mereka juga memberikan penyuluhan kesehatan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, yang merupakan faktor penting dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan,” ucap Iqbal yang merupakan mahasiswa Program studi Managemen Angkatan 2022 tersebut.
Solib Raharja, seorang warga Desa Sukarame, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kontribusi mahasiswa KKN dalam program ini.
“Kolaborasi antara KKN dan masyarakat di Sukarame telah menghasilkan berbagai dampak positif. Program-program yang dijalankan sering kali melibatkan pelatihan keterampilan, penyuluhan kesehatan, serta promosi produk lokal. Dengan mempromosikan Cipanas Sukarame, mahasiswa membantu meningkatkan visibilitas produk tersebut di kalangan masyarakat luas. Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut demi kemajuan desa kami,” ujarnya.






