Universitas Nusa Putra Sukabumi Tuan Rumah Pendampingan JAD LLDIKTI

.Universitas Nusa Putra
DISKUSI: Bincang-bincang penyampaian materi dari LLDikti wilayah IV tentang Pendampingan Jabatan Akademik Dosen (JAD) yang diselenggarakan di Universitas Nusa Putra, Selasa (30/8/2022).

SUKABUMIUniversitas Nusa Putra (UNP) Sukabumi, Jawa Barat (Jabar) memfasilitasi peningkatan mutu penyelenggara pendidikan perguruan tinggi khususnya bagi para dosen di berbagai perguruan tinggi yang di gelar oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV di Auditrorium Universitas Nusa Putra, pada Selasa (23/8).

Staf Operasional Jabatan Akademik Dosen (JAD) Universitas Nusa Putra, Dede Sukmawan mengatakan, kegiatan Pendampingan JAD Perguruan Tinggi yang diselenggarakan di kampusnya tersebut sebagai salah satu upaya dalam mendorong penyelenggara pendidikan tinggi untuk terus meningkatkan kualitas SDM dosen atau pengajarnya dengan dihadiri perwakilan perguruan tinggi dari wilayah Bogor, Cianjur, Sukabumi dan Depok.

Bacaan Lainnya

“Peserta yang hadir semua ada 42 orang yang merupakan perwakilan dari berbagai perguruan tinggi yang hadir di Auditorium Universitas Nusa Putra, sementara sisanya 33 orang hadir via daring. Jadi kegiatannnya kita dilaksanakannya secara blended learning,” terangnya saat dikonfirmasi Radar Sukabumi, Rabu (31/8).

Dede menambahkan, kegiatan ini dimulai dari sosialisasi untuk pendampingan setiap operator dan penilai dari setiap universitas yang ada di wilayah Bogor, Cianjur, Depok dan Sukabumi untuk penigkatan JAD khususnya untuk karir dosen.

“Kegiatan sosialisasi ini lebih kepada bagaimana sih cara dagar dosen ini dapat melanjutkan jenjang karirnya mulai dari karirya seorang dosen hingga menjadi seorang profesor,” ucapnya.

Universitas Nusa Putra sendiri sangat mendorong kepada dosen yang akan mengajukan karirnya sebagai dosen kedepannya mulai memberikan arahan tentang pengumpulan berkas hingga nanti diajukan ke LLDIKTI.

“Harapannya agar kegiatan ke depan bisa lebih ditingkatkan kembali, supaya prospek dan kinerja dari setiap dosen bisa lebih terjamin lagi,” kata Dede.

Sementara itu, pada opening speech acara ini disampaikan Kepala LLDIKTI Wilayah 4 M Samsuri dan Rektor Universitas Nusa Putra Sukabumi Kurniawan. Sedangkan materi disampaikan Uman Suherman sebagai tim LLDIKTI, Henny Nuraeny sebagai Tim PAK dan Anna Permanasari sebagai tim PAK.

Uman Suherman menyebutkan dalam materinya bahwa dosen harus memiliki modal utama sebagai ilmuwan sejati.

“Tugas utama sebagai pendidik profesional dan memiliki kepercayaan yang berasal dari rekognisi kapasitas diri,” kata dia.

Kemudian Henny Nuraeni menyampaikan dalam materinya secara teknis tentang Jabatan Akademis Dosen atau JAD yang harus memenuhi klasifikasi yang sudah ditentukan sebelumnya.

“Hasil penelitian sesuai dengan scope-nya atau ruang lingkupnya,” ucapnya dalam materi yang disampaikan.

Anna Permanasari mengatakan dalam materi bertema karya tulis ilmiah untuk pengusulan JAD, dosen harus menilai artikel atau karya ilmiah secara adil dan profesional.

“Seringkali ide justru muncul saat sedang rileks dan yang terpenting etika itu harus dijaga saat sedang menulis artikel atau karya ilmiah,” pungkasnya. (wdy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.