Selain itu juga, Ia menyebutkan bahwa uji kompetensi yang juga diikuti oleh jabatan fungsional dan jabatan umum merupakan salah satu upaya untuk pemetaan atau profiling SDM unggul di lingkungan Kemenag Jabar.
“Jika hasil dari uji kompetensi ini dapat memberikan pemetaan, maka akan lebih mudah mengatur dan menempatkan sesuai dengan kompetensinya sesuai prinsip the right man in the right place,” jelas Ajam.
Ia berharap hasil dari uji kompetensi ini akan diperoleh data yang relevan, obyektif, akurat, dan komprehensif serta mengetahui profil seseorang secara utuh.
Usep Saepudin Muhtar, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah yang baru saja dilantik melaporkan bahwa output dari pelaksanaan kegiatan ini adalah pemetaan ASN yang dilakukan bertahap dan berkesinambungan berbasis kompetensi.
“Kemudian kegiatan ini juga akan memperoleh peta jabatan dan pengisian jabatan melalui promosi atau mutasi jabatan dan menetapkan prioritas pengembangan kompetensi ASN melalui pendidikan atau pelatihan berbasis kompetensi,” jelas Usep.(nvm)






