Selain masalah aplikasi, Dedi menyoroti manajemen pelaksanaan PCMB yang tidak sesuai instruksi. Ia menyebut seharusnya PCMB digelar sebelum SPMB, yakni pada Maret 2026, namun kenyataannya dilakukan bersamaan setelah SPMB Sekolah Maung.
Untuk mengurai kepadatan massa yang membeludak di Kantor Disdik Jabar, Pemprov Jabar memerintahkan agar posko pengaduan didesentralisasi ke satuan pendidikan masing-masing. “Ini bisa selesai di sekolah masing-masing. Kalau semua ke sini, siapa yang mau menjawab,” kata Dedi menambahkan.(*)





