Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Ade Sobandi yang juga panitia pelaksana P5, menyebutkan bahwa inovasi tahun ini di SMPN 6 dirancang agar setiap tema P5 sesuai dengan karakteristik siswa per jenjang.
Untuk kelas 7, tema “Bangunlah Jiwa dan Raganya” diwujudkan dalam berbagai kegiatan kompetisi melalui program Rimba. Pemenang dari kompetisi ini akan dilatih lebih lanjut untuk persiapan mengikuti kompetisi tingkat yang lebih tinggi di luar sekolah. Sedangkan, tema “Kearifan Lokal” di kelas 8 diwujudkan dengan kegiatan eksplorasi budaya, di mana siswa mengunjungi museum dan lokasi bersejarah di Sukabumi. Siswa juga diberi tugas membuat laporan berupa presentasi PowerPoint, makalah tertulis, atau vlog perjalanan mereka untuk menampilkan hasil dari kunjungan mereka.
Tema “Kewirausahaan” di kelas 9 diharapkan mampu memberi siswa gambaran tentang dunia bisnis dan melatih keterampilan berwirausaha. Dalam kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar tentang proses pembuatan produk lokal seperti mochi dan roti cecen, tetapi juga tentang aspek pemasaran dan pengemasan. Mereka ditugaskan untuk menjalankan simulasi bisnis sederhana melalui Market Day, yang memberi mereka pengalaman langsung dalam mengelola dan menjalankan usaha.
Dengan adanya kegiatan P5 ini, SMPN 6 Kota Sukabumi berharap dapat mewujudkan karakter Pelajar Pancasila dalam diri setiap siswa melalui pembelajaran yang relevan dan aplikatif. Ade Sobandi menyampaikan harapannya agar setiap tema yang diusung dalam P5 kali ini mampu membentuk karakter siswa sesuai dengan tujuan Kurikulum Merdeka, yakni mengembangkan potensi siswa secara optimal dan sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan mereka. Dengan keseriusan SMPN 6 dalam melaksanakan P5, diharapkan para siswa memiliki pemahaman mendalam dan keterampilan yang berguna bagi masa depan mereka.
“Melalui program ini, kami ingin mencetak siswa yang tidak hanya pintar secara akademis, tetapi juga memiliki wawasan budaya, rasa cinta terhadap kota mereka, serta keterampilan hidup yang bermanfaat bagi masa depan mereka dan lingkungan sekitarnya,” pungkas Ade. (wdy/d)






