SMKN 2 Kota sukabumi Aktif Edukasi dan Bagikan Masker

  • Whatsapp
SMKN 2 Kota Sukabumi membagi-bagikan masker
KAMPANYE LAWAN CORONA: Tim SMKN 2 Kota Sukabumi membagi-bagikan masker ke warga

RADAR SUKABUMI – Beberapa waktu lalu pemerintah telah menyerukan penggunaan masker bagi warga yang melakukan aktifitas di luar rumah, untuk mencegah penularan virus corona. Hal itu juga menjadi rekomendasi organisasi kesehatan dunia atau WHO.

Namun, fakta di lapangan masih banyak warga yang masih menghiraukan penggunaan masker saat beraktivitas di luar rumah.

Bacaan Lainnya

Selain karena langka dan harganya yang mahal masih banyak masyarakat yang belum faham manfaat menggunakannya di tengah pandemi virus Covid-19.

Menyikapi hal tersebut, guna memutus mata rantai wabah corona SMK Negeri 2 Kota Sukabumi menggelar aksi sosial dengan membagikan masker kain, hand sanitizer, paket sembako serta penyemprotan cairan disinfektan kepada masyarakat Kota Sukabumi. Kegiatan ini sekaligus mengedukasi masyarakat tanggap Covid-19.

“Aksi sosial seperti penyemprotan serta bagi-bagi awalnya hanya untuk internal saja yakni lingkungan sekolah, kemudian dari keprihatinan kondisi saat ini kami keluarga SMKN 2 termasuk guru-guru dan komite sekolah berinisiasi mengumpulkan donasi, Alhamdulillah terkumpul untuk bisa berbagi,” ujar Wakasek Kesiswaan Slamet Widodo saat dihubungi Radar Sukabumi, Minggu (19/4).

Kegiatan sosial yang dilaksanakan Selasa, (14/4) dari hasil sumbangan guru-guru serta komite sekolah, membagikan 1500 masker kain, hand sanitizer, 75 paket sembako dengan terget sasaran, penjaga sekolah, pedagang, pemulung dan warga sekolah yang membutuhkan serta penyemprotan cairan disinfektan ke angkutan umum.

Ia menjelaskan kampanye melawan corona diusung dengan konsep menyampaikan pesan pencegahan Covid-19 dalam bentuk membagikan masker kepada masyarakat di lingkungan sekolah Jalan Plabuhan II, Citamiang Kota Sukabumi.

“Untuk kegiatan ini kita dibagi menjadi tiga tim, tim I bagi-bagi sembako, hand sanitizer dan penyemprotan itu dilingkungan sekolah dengan sasaran kita adalah pengendaro motor, ojeg, supir angkot dan warga yang belum menggunakan masker,” kata pria yang akrab disapa Dodo.

Tim II, pembagian hand sanitezser serta edukasi penggunaan masker kain kepada pasien atau warga yang belum mengunakan masker di lingkungan Puskesmas Pabuaran dan Gedong Panjang, dan tim III target sasaran masyarakat yang berada di belakang komplek sekolah serta penyemprotan disinfektan di masjid dan lingkungan masyarakat.

“Semoga bisa menumbuhkan kesadaran pentingnya menggunakan masker,” tandasnya.(wdy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *