PENDIDIKAN

HP x Sentral Service Goes to School Hadir di SMKN 2 Kota Sukabumi, Bekali Siswa dengan Skill Teknologi dan AI Masa Depan

×

HP x Sentral Service Goes to School Hadir di SMKN 2 Kota Sukabumi, Bekali Siswa dengan Skill Teknologi dan AI Masa Depan

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI — Program edukasi teknologi HP x Sentral Service Goes to School sukses digelar di SMK Negeri 2 Kota Sukabumi, menghadirkan pengalaman belajar langsung mengenai perkembangan teknologi mutakhir dan pentingnya penguasaan keterampilan kecerdasan buatan (AI). Mengusung tema “Future-Ready Careers: Mastering Technology and AI Skills”, kegiatan ini menjadi ruang belajar inspiratif bagi ratusan siswa yang ingin mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja yang terus berevolusi.

Acara ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai perusahaan teknologi terkemuka, seperti HP Indonesia, NVIDIA Indonesia, dan Sentral Komputer. Mereka memberikan wawasan terkait tren industri, skill masa depan, dan peluang karier di era digital, sekaligus memperkenalkan bagaimana teknologi AI kini terintegrasi dalam perangkat laptop modern.

Bank bjb Tandamata

Sejak sesi dimulai, antusiasme siswa terlihat melalui interaksi aktif, tanya jawab mendalam, dan rasa ingin tahu yang kuat terhadap teknologi terkini. Keseruan semakin bertambah ketika peserta berkesempatan mendapatkan hadiah eksklusif dari penyelenggara.

Wakil Bidang Kehumasan SMKN 2 Kota Sukabumi, Slamet Widodo, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, materi terkait AI sangat relevan bagi siswa kelas XI yang sebentar lagi menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL).

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi siswa, khususnya yang akan melaksanakan PKL. Pengetahuan mengenai AI bisa langsung diterapkan saat mereka berada di dunia kerja. Selain itu, siswa juga mendapat fasilitas service laptop gratis dari Sentral Komputer,” ujarnya.

Kegiatan HP x Sentral Service Goes to School di SMKN 2 Kota Sukabumi ini tidak hanya memperkenalkan teknologi, tetapi juga menanamkan semangat adaptasi dan kesiapan menghadapi revolusi digital. Melalui sesi inspiratif dan pengalaman langsung dari para profesional, siswa diharapkan mampu memahami peran penting AI serta menjadikannya sebagai bekal menghadapi dunia kerja.

Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi pintu awal bagi kerja sama lebih luas antara sekolah dan Sentral Komputer, tidak hanya untuk PKL tetapi juga magang guru, rekrutmen pegawai, serta peluang kolaborasi bisnis digital seperti penjualan produk melalui platform live TikTok.

Salah satu peserta, Andika Saputra dari jurusan MPK kelas XI, mengaku sangat termotivasi mengikuti kegiatan ini.

“Awalnya saya penasaran karena tidak tahu apa itu Sentral Komputer. Ditambah narasumber yang hadir merupakan tokoh-tokoh keren, jadi saya semakin tertarik,” ungkapnya.

Materi yang paling menarik baginya adalah penjelasan dari Ori Notiza, Product Specialist PC HP Indonesia, mengenai fitur-fitur AI di laptop HP—mulai dari editing, gaming, hingga kebutuhan virtual meeting seperti Zoom.

“Saya jadi tahu banyak fitur AI yang bisa membantu hobi saya di bidang editing video maupun poster. Juga fitur AI untuk Zoom yang membuat komunikasi online lebih nyaman,” tambah Andika.

Lebih lanjut, ia menyampaikan kekagumannya terhadap tokoh-tokoh industri yang hadir, seperti Busman, President Director PT. Sentral Tekno Selaras, serta Adrian Lesmono, Consumer Business Lead NVIDIA Indonesia. Menurutnya, mereka berhasil membuka wawasan tentang pentingnya memanfaatkan teknologi dan AI secara positif.

Siswa lainnya, Keysha Bilqiz Sabila dari kelas XI Manajemen Perkantoran, juga merasakan pengalaman berharga dari kegiatan ini. Ia tertarik mengikuti acara karena ingin memahami perkembangan AI dan bagaimana memilih laptop yang sesuai kebutuhan.

Keysha mengatakan bahwa ia baru mengetahui bahwa teknologi AI dari NVIDIA bukan hanya untuk performa gaming, tetapi juga sangat bermanfaat untuk aktivitas perkantoran dan komunikasi online.

“Saya baru tahu ada fitur seperti AI noise cancellation yang bisa mengurangi kebisingan, atau background removal tanpa green screen. Ternyata semua itu diproses oleh GPU NVIDIA agar lebih cepat dan efisien,” ujarnya.

Setelah mengikuti kegiatan, Keysha semakin tertarik mempelajari cara kerja AI dan GPU, terutama bagaimana teknologi tersebut meningkatkan produktivitas di dunia kerja modern. Ia bahkan mempertimbangkan untuk mengeksplorasi karier di bidang teknologi.

“Saya jadi sadar bahwa teknologi berkembang sangat cepat dan membuka peluang karier yang sangat luas. Sesi sharing para profesional membuat saya lebih paham dunia kerja yang sebenarnya,” tambahnya.(wdy)