SMAN 5 Sukabumi Tes Adem Papua dan Malaysia

Peserta Soswa Program Adem SMAN 5 Sukabumi
SERIUS: Peserta Soswa Program Adem SMAN 5 Sukabumi sedang mengikuti tes minat akademik dan tes bakat. (dok/radarsukabumi)

SUKABUMI – SMA Negeri (SMAN) 5 Sukabumi menggelar tes minat bakat dan tes potensi akademik peserta didik program Afirmasi Pendidikan Menengah (Adem) yang dilaksanakan di sekolah, 11 November 2023.

Kepala SMAN 5 Sukabumi Kohar Pradesa mengatakan, peserta yang mengikuti tes minat bakat dan tes potensi akademik merupakan siswa yang berasal siswa Adem Repatriasi Malaysia dan Papua.

Bacaan Lainnya

Program Adem merupakan salah satu upaya pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dalam hal pemerataan kualitas pendidikan, khususnya bagi anak-anak Papua dan Papua Barat terbaik serta daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal) lainnya.

“Tujuan digelarnya Program Adem tersebut adalah memberi peluang kepada murid-murid di Papua, daerah 3T dan anak buruh migran di Malaysia untuk menempuh pendidikan menengah yang berkualitas. Melalui Program Adem, diharapkan terjadi percepatan pembangunan sumber daya manusia di Papua dan Papua Barat, di wilayah 3T dan daerah perbatasan,serta bagi anak-anak buruh migran di Malaysia. Selain itu, Adem juga diharapkan mempercepat akulturasi keragaman budaya,” terang Kepala SMAN 5 Sukabumi Kohar Pradesa kepada Radar Sukabumi, Selasa (5/12).

Sementara itu, Koord.BK dan Pendamping Siswa Adem Repatriasi SMAN 5 Sukabumi Kokom Komariah menambahkan, SMAN 5 Sukabumi kembali menyelenggarakan Program Pendampingan Minat dan Potensi Siswa Program Adem bekerjasama dengan Kemendikbud melalui Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PKLK). Kegiatan tersebut berlangsung selama satu hari penuh.

“Total yang mengikuti di SMAN 5 Sukabumi ada 16 orang yang terdiri dari kelas X 6 orang, Kelas XI 5 orang dan kelas XII 5 orang dan mereka ini merupakan siswa ADEM dari Papua dan Malaysia dan merupakan tahun angkatan ke 5 di SMAN 5 Sukabumi,” imbuhnya.

Kokom menerangkan, tercatat enam Provinsi setiap tahun menerima siswa Adem yaitu Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jogyakarta, Banten dan Bali. Untuk Sukabumi sendiri ada tiga sekolah yang menerima siswa Afirmasi yaitu SMAN 5 Sukabumi, Yaspida dan Persada.

Adapun program Adem memberikan beasiswa kepada anak-anak pekerja buruh migran atau kelapa sawit olegal di Malaysia dan Papua.

“SMAN 5 Sukabumi sudah tahun kelima kami menerima siswa Adem dan Alhamdulillah tahun pertama itu sebanyak enam orang dan sekarang mereka lulus dan diterima perguruan tinggi negeri, begitu juga untuk angkatan ke dua dan seterusnya,” ujarnya dan berharap melalui program ini para siswa Adem dapat memiliki pendidikan yang lebih tinggi dan tidak kembali menjadi buruh tani. (wdy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *