PENDIDIKAN

Siswi SMPN 2 Kota Sukabumi Tembus Bangkok Fashion Week

×

Siswi SMPN 2 Kota Sukabumi Tembus Bangkok Fashion Week

Sebarkan artikel ini
Model SMPN 2 Kota Sukabumi
Bilqis Batsaina Siswandi siswi SMPN 2 Kota Sukabumi berhasil terpilih mewakili Indonesia untuk mengikuti ajang Bangkok Fashion Week pada 4-5 November 2023.

“Jadi kalau sudah senang sudah hobi mudah-mudahan bisa menciptakan masa depan Bilqis yang lebih gemilang serta bisa menjadi anak yang mewakili Indonesia yang go internasional,” ucap Thia.

Bukan hanya dari pihak sekolah, prestasi Bilqis yang berhasil menembus kancah international ini juga mendapat perhatian langsung dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi Punjul Saepul Hayat.

Bank bjb Tandamata

“Alhamdulillah, salah satu siswi SMPN 2 Kota Sukabumi yaitu Bilqis Batsaina Riswandi akan tampil di International Bangkok Fashion Week. Tentu ini merupakan suatu kebanggaan bagi Kota Sukabumi pada umumnya, khususnya bagi Dinas Pendidikan Kota Sukabumi,” terangnya saat menggelar acara pelepasan Bilqis di kantor Disdikbud Kota Sukabumi pada, Kamis (12/9) lalu.

Dikatakannya apa yang dilakukan Bilqis dapat menjadi motivasi bagi siswa-siswi lain, agar dapat bersaing baik di lingkup nasional maupun internasional. Menurutnya saat ini tidak lagi berorientasi hanya nasional tetapi juga bagaimana bisa bersaing dan unjuk kebolehan di kancah internasional khususnya yang saat ini sedang menghadapi persaingan global.

“Kalau saya prinsipnya ini adalah bagian dari implementasi kurikulum merdeka, di mana siswa itu diharapakan kreatif kemudian berkebhinekaan global, nah ini bagian untuk mencapai profil pelajar pancasila,” katanya.

Punjul pun meminta agar sekolah memberikan dispensasi untuk absen sekolah. Terlebih, kata dia, ajang yang diikuti Bilqis bukan lagi di taraf nasional melainkan internasional.

“Disdik Kota sukabumi pastinya juga sangat mendukung seperti membantu memberikan rekomendasi dan dispensasi kepada siswi ini untuk kemudian berkesempatan bisa mengikuti kegiatan tersebut. Karena ini internasional, perlu diketahui oleh Disdikbud supaya dalam proses administrasi mungkin bisa mendapat dukungan,” pungkasnya. (wdy)