Sebentar Lagi SMAN Kalapanunggal Sukabumi, Akan Dibangun

Disdik Jabar PTPN
Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Provinsi Jawa Barat Nonong Winarti saat melakukan penandatangan MoU dengan Manajer􀀄PT PN VIII Wilayah Sukamaju Dirhamzah Riza terkait pembangunan SMAN Kalapanunggal.

Disdik Wilayah V Jawa Barat dan PTPN VIII Kebun Sukamaju Teken MOU

KALAPANUNGGAL – Berbagai upaya terus dilakukan oleh Kantor Cabang Dinas Pendidikan (Disdik) Wilayah V Jawa barat dalam memenuhi kekurangan fasilitas pendidikan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) di Kabupaten Sukabumi.

Tidak lama lagi, akan dibangun SMA negeri di Kecamatan Kalapanunggal, tepatnya di lahan milik PT. Perkebunan Nausantara (PTPN) VIII Kebun Sukamaju. Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan wilayah V Provinsi Jawa Barat Nonong Winarti mengungkapkan, pihaknya melakukan kerjasama dan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dengan pihak perkebunan PT PN VIII Kebun Sukamaju untuk pembanguanan gedung sekolah SMAN Kalapanunggal.

Bacaan Lainnya

“Ini perjanjian kerjasama. Sudah jauh-jauh hari pihak kami pihak sekolah mengajukan kepada PT PN VIII dalam hal ini untuk menggunakan fasilitas umum mereka guna kepentingan pembangunan SMA Negeri Kalapanunggal, pada kesempatan ini kami menerima penyerahan hak guna usaha, untuk pembangunan SMA Negeri Kalapanunggal,” ungkap Nonon kepada Radar Sukabumi, Senin (6/6).

“Ini tidak ada sekolah cabang atau baru, ini kemarin sudah terintegrasi merupakan embrio dari berdirinya SMA Negeri Kalapanunggal, jadi nanti ketika sudah terjadi pembangunan sekolah baru, diilahan yang hari ini diserah terimakan itu sekolah integrasi akan tergabung,” sambungnya.

Untuk pembangunannya sendiri, kata Nonong, pihaknya belum bisa memastikan. Namun begitu akan mengupayakan pembangunannya ditahun anggarannya di tahun 2023, baik melalui APBD Provinsi Jabar ataupun APBN.

“Harapan kami warga Kalapanunggal sesuai dengan keinginan tokoh tokoh masyarakat yang mengusulkan kepada kami, bisa melanjutkan pendidikan anak anaknya ke SMA negeri di Kalapanunggal, sesuai keinginan yang sudah lama, ada sekolah SMA negeri di Kalapa Nunggal,” jelasnya.

Sementara itu, Manajer PTPN VIII Wilayah Sukamaju Dirhamzah Riza mengatakan, prosesnya telah berlangsung sejak dua tahun lalu. “Allhamdulillah dengan adanya proses MoU paling tidak ini bukti dari PT PN VIII salah satu anak perusahaan BUMN kontribusi buat pemerintah, buat masyarakat. Ada area yang memang rencana jangka panjang tidak akan dipergunakan
sehingga untuk fasilitas sosial seperti sekolah,” timpalnya.

Dirhamzah menerangkan, memang sebelumnya ada beberapa area PT PN VIII Sukamaju sudah digunakan untuk fasilitas sosial sehinga dengan ada kerjasama tersebut bisa bermanfaat bagi masyarakat dan juga anak anak karyawan dari perusahaan.

“Menurut kami ini ada manfaat buat anak anak karyawan, karena karyawan di PT PN VIII Sukamaju hampir 500 orang dekat dengan sekolah, tentunya bermanfaat juga buat internal perusahaan,” terangnya.

Adapun luasan area yang akan dibangun sekolah SMAN KalapaNunggal sendiri lanjut Durhamzah, mencapai 2 hektare.

“Yang kita harapkan bisa menjadi salah satu fasilitas bagian dari kebun juga, yang menggunakan ini menjadi anak anak Kalapa Nunggal bisa lebih maju,” tandasnya. (Cr2/d)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan