“Justru tantangan terberat adalah saat melaksanaan PTM ini kita harus lebih waspada lagi, jangan sampai ada kluster baru di sekolah,” imbuhnya.
Akan tetapi, pelaksanaan PTM ini juga dapat berdampak positif bagi siswa, dimana guru juga sekaligus bisa mengedukasi siswanya cara menerapkan pola hidup sehat dan bersih.
” Di hari pertama tadi pelaksanaan simulasi PTM terbatas kita semua guru menyambut siswa di pintu gerbang, kita cek suhu kemudian kita juga arahkan siswa untuk mencuci tangan, kemudian kita juga memeriksa masker cadangan dan juga handsanitizer yang harus dibawa setiap siswa baru mereka bisa masuk kelas begitu juga pulangnya kita antarkan siswa sampai gerbang sekolah kita pastikan anak-anak dijemput oleh orang tua,” pungkasnya. (wdy)






