Wakil Kepala Sekolah Bidang Prestasi, Ayi Nurhayu, menambahkan bahwa prestasi ini mencerminkan kualitas pembelajaran terstruktur serta sinergi antara sekolah, guru, siswa, dan orang tua. “Prestasi ini bukan hanya tentang kemenangan, tetapi juga bagian dari pembentukan budaya berprestasi dan karakter siswa,” jelasnya.
Menghadapi kompetisi tingkat Kabupaten Sukabumi, pihak sekolah mulai melakukan persiapan intensif. Latihan difokuskan pada penguatan materi, peningkatan mental bertanding, serta pendalaman teknik, khususnya untuk cabang LCC dan MHQ. “Kami memperbanyak latihan soal untuk LCC dan memperkuat teknik pernapasan serta hafalan untuk MHQ. Harapannya, siswa dapat tampil maksimal,” ungkap Ayi.
Ia menekankan pentingnya kesiapan mental agar siswa tetap percaya diri dan mampu menerima hasil dengan lapang dada. “Menjadi juara itu bonus. Yang terpenting adalah proses, keikhlasan, dan usaha maksimal yang telah dilakukan siswa,” pungkasnya.(wdy/d)




