Dikatakannya, kegiatan ini diikuti oleh sepuluh orang guru mata pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) dari beberapa sekolah dasar dan menengah di Kota dan Kabupaten Sukabumi yang diadakan di kampus UMMI. Kegiatan ini pun disambut antusias dari para peserta.
“Mereka sangat serius mengikuti materi dari dosen PJKR tentang strategi implementasi bola tangan dalam pembelajaran PJOK di sekolah serta modifikasi permainan bola tangan untuk pembelajaran,”paparnya.
Sedangkan materi peraturan masih kata Ahmad, teknik dan taktik permainan bola tangan disampaikan oleh R. Arie Athariq Jasin bersama Irpan, selaku perwakilan dari ABTI Kota Sukabumi.
“Kegiatan ditutup dengan praktik simulasi permainan bola tangan di lapangan olahraga UMMI,”imbuhnya.
Bola tangan adalah olahraga beregu, di mana dua regu dengan masing-masing tujuh pemain terdiri dari enam pemain dan satu penjaga gawang berusaha memasukkan sebuah bola ke gawang lawan. Permainan ini mirip dengan sepak bola, tapi cara memindahkan bola adalah dengan tangan pemain, bukan kaki.
(wdy)





