PGRI Kota Tunggu Janji Jokowi

SUKABUMI – Baru-baru ini, sejumlah pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan guru honorer menyambangi Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta. Beberapa aspirasi terkait nasib guru honorer, disampaikan oleh para pengurus PGRI ke Presiden Jokowi.

Ketua PGRI Kota Sukabumi Dudung N Koswara mengatakan Kepada Radar Sukabumi, beberapa hasil pertemuannya dengan Presiden Jokowi.

Bacaan Lainnya

Diantaranya, PGRI mendesak agar Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemenpan RB) segera membuat regulasi khusus terkait tenaga honorer GTK.

“Khusus honorer GTK agar diberi “jalur istimewa”. Usia kritis, pengabdian yang sudah lama dan memiliki sertifikat pendidik agar segera diafirmasi,” ujarnya.

Dirinya sangat setuju jika guru-guru yang sudah lama mengabdi hanya tes administrasi saja. Minimal kualifikasi S-1. Pengabdian yang sudah lama adalah pointer khusus.

Kedua ada angin segar, Presiden Jokowi memerintahkan Mendikbud dan Menpan RB agar segera bertemu dengan PGRI membahas masalah nasib guru honorer.”Semoga ada jalan terbaik bagi pemecahan nasib guru honorer,” papar Dudung.

Dalam pertemuan tersebut, pengurus PGRI Kota Sukabumi menghadirkan pegawai honorer bernama Ujang Suherman dari SDN Otista.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.