PENDIDIKAN

Perjuangan Tanpa Pamrih dari Guru Ngaji Karangtengah

×

Perjuangan Tanpa Pamrih dari Guru Ngaji Karangtengah

Sebarkan artikel ini

“Minat anak belajar terus meningkat, yang menjadi kendalanya yaitu tempat untuk mengajarnya karena di rumah sendiri, sedangkan rumah tidak terlalu luas, dengan jumlah anak yang belajar semakin banyak,” paparnya. Aris pun mengabdikan dirinya mengajar secara gratis, dengan niat tulus dan ikhlas. Terkadang ada warga yang memberikan bantuan berupa dana.

“Saya senang bisa membantu ank-anak di sini,”tuturnya. Cara mengajarnya bebas, tidak memaksakan harus bisa membaca Alquran. Tapi dengan perlahan dibarengi kesabaran, akhirnya murid-murid Aris pun lancar mengaji.

Bank bjb Tandamata

“Saya gunakan proses belajar yang menyenangkan, tidak membuat anak-anak bosan. Alhamdulillah ada beberapa dari mereka sudah mendapatkan prestasi di sekolahnya, ada yang dapat lomba tilawah dan ada juga lomba Baca Tulis Al-quran (BTQ), saya sangat bangga,” ujarnya.

 

(pkl19/t)