PENDIDIKAN

Peringatan HAB ke-79 di Sukabumi: Wujudkan Kerukunan Menuju Indonesia Emas

×

Peringatan HAB ke-79 di Sukabumi: Wujudkan Kerukunan Menuju Indonesia Emas

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI – Upacara peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-79 Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia tingkat Kota Sukabumi berlangsung khidmat di Lapangan Upacara MAN 2 Kota Sukabumi, Jumat pagi.

Momentum ini dihadiri Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji, unsur Forkopimda, Kepala Kantor Kemenag Kota Sukabumi Samsul Puad, Ketua TP PKK Kota Sukabumi Diana Rahesti, serta berbagai elemen masyarakat.

Bank bjb Tandamata

Mengusung tema “Umat Rukun Menuju Indonesia Emas”, upacara ini menjadi refleksi atas pentingnya peran agama dalam menjaga kerukunan umat beragama. Dalam sambutannya, Pj Wali Kota Sukabumi membacakan pesan Menteri Agama RI, KH Nasaruddin Umar, yang menekankan sinergi dalam membangun keharmonisan dan kontribusi umat beragama untuk kemajuan bangsa.

Dalam pidatonya, Kusmana Hartadji mengungkapkan rasa syukurnya atas capaian Kota Sukabumi yang berhasil masuk sepuluh besar Kota Toleran di Indonesia. “Ini membuktikan kerukunan umat beragama di Kota Sukabumi terimplementasi dengan baik. Kondusivitas ini juga berdampak positif pada perekonomian daerah karena keamanan dan ketertiban yang terjaga,” tuturnya kepada Radar Sukabumi, Jumat (3/1).

Ia berharap kerukunan ini semakin kokoh di masa mendatang, terutama dengan adanya kolaborasi antara masyarakat dan pemerintahan yang baru.

“Kerukunan adalah fondasi untuk mencapai Indonesia Emas. Dengan umat yang rukun, kita bisa menciptakan kehidupan yang harmonis, maju, dan bermartabat,” tambahnya.

Hari Amal Bhakti (HAB) ke-79 menjadi momen untuk menghargai pencapaian Kemenag selama hampir delapan dekade. Berdasarkan Surat Edaran Nomor 36 Tahun 2024, tema yang diusung tahun ini sejalan dengan Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo, yakni memperkuat semangat kebersamaan dan pengabdian.

Kepala Kantor Kemenag Kota Sukabumi, Samsul Puad menegaskan bahwa Kementerian Agama melayani seluruh agama yang diakui di Indonesia. “Ini menunjukkan bahwa Indonesia bukan negara sekuler, tetapi negara yang menjunjung tinggi nilai-nilai agama tanpa diskriminasi,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh jajaran Kementerian Agama untuk terus memberikan kontribusi nyata dalam membangun masyarakat yang taat beragama, rukun, dan cerdas, dengan ideologi Pancasila sebagai pedoman.

Ketua Panitia HAB ke-79, Apipudin, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam suksesnya acara ini, termasuk lomba tumpeng yang menambah semarak peringatan. “Meskipun ada kekurangan, semoga menjadi pelajaran untuk perbaikan di masa depan,” ujarnya.

Apipudin juga berharap segala bentuk partisipasi, baik tenaga, pikiran, maupun finansial, menjadi amal saleh yang diberkahi Allah SWT. “Dirgahayu Kementerian Agama ke-79, umat rukun menuju Indonesia Emas!,” tandasnya, (wdy)