PENDIDIKAN

Pelajar SMKN 2 Lolos Seleksi SMN

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Satu dari dua pelajar SMKN 2 Kota Sukabumi yang dikirim untuk mengikuti seleksi Siswa Mengenal Nusantara (SMN) 2019, akhirnya dinyatakan lolos. Atas prestasinya, pelajar bernama lengkap Muhammad Aldi Safnaj ini akan diberangkatkan ke Samarinda pada 10-20 Agustus 2019 mendatang.

Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Kesiswaan SMKN 2 Kota Sukabumi, Slamet Widodo mengaku bersyukur sekaligus bangga kepada siswanya itu.

“Ini menjadi suatu kebanggan bagi kami, karena dari dua siswa yang dikirimkan satu orang diantaranya berhasil lolos mengalahkan ratusan pelajar lain se-Jawa Barat (Jabar),” ucapnya saat ditemui Radar Sukabumi, Kamis (25/7).

Pria yang akrab disapa Dodo itu menjelaskan, dari Sukabumi ada empat siswa yang diberangkatkan ke Jabar untuk mengikuti seleksi SMN 2019. Dua orang diantaranya merupakan pelajar SMKN 2, dan dua lagi sisanya dari SMAN 1.

“Alhamdulillah dari Kota Sukabumi itu satu pelajar kami yang berhasil lolos untuk berangkat ke Samarinda,” terangnya.

Sekadar diketahui, SMN merupakan progran dari BUMN Hadir untuk Negeri yang setiap tahunnya rutin dilaksanakan. Tujuan utamanya menanamkan rasa bangga dan cinta Tanah Air sejak dini kepada pelajar SMA/SMK/SLB, di mana keragaman kekayaan nusantara serta potensi daerah dikenalkan melalui interaksi langsung pelajar dengan komponen pemerintahan dan masyarakat di provinsi yang dikunjungi.

Loading...

Di 2019 ini, Kota Sukabumi kembali mendapat kesempatan untuk mengikutsertakan pelajarnya dalam seleksi tersebut.

Menurut Dodo, proses seleksi SMN sendiri sangat ketat. Proses seleksi dilakukan jajaran BUMN yang menjadi penyelenggara bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Jabar.

“Seleksinya sangat ketat,” ulas Dodo.

Diantaranya administrasi. Siswa harus membuat essay, alasan kenapa mereka layak untuk mengikuti SMN dan anak-anaknya berlatar belakang tidak mampu dan harus aktif di organisasi sekolah bahkan di luar lingkungan sekolah.

“Dan Muhammad Aldi Safnaj atau Aldi adalah siswa yang aktif berorganisasi di sekolah maupun di luar sekolah,” bebernya.

Total pelajar yang ikut seleksi SMN berjumlah 108 siswa SMA dan SMK se-Jabar. Namun yang bisa masuk SMN ini hanya 27 orang siswa saja. “Proses seleksi dilakukan untuk menjaring siswa berprestasi dari keluarga tidak mampu untuk diikutkan program SMN,” imbuhnya.

Sementara itu, Aldi mengaku bangga sekaligus tidak percaya dirinya bisa lolos seleksi SMN 2019. Padahal seleksinya cukup ketat, dan pesertanya sangat banyak.

“Alhamdulillah sangat bersyukur karena bisa lolos seleksi, rasanya sungguh luar biasa senang dan gak nyangka banget benar-benar gak nyangka bisa lolos. Sangat bersyukur sekali karena Allah SWT telah menghendaki saya untuk bisa mengikuti program kegiatan ini,” ucapnya.

Selain harus mengumpulkan essay, Aldi harus mengikuti beberapa tahapan seleksi lain yaitu wawancara dan bakat.

“Kebetulan waktu seleksi itu saya menampilkan mendongeng bahasa Sunda, tentunya ini menjadi salah satu yang bisa dipromosikan Jabar saat berada di Samarinda nanti,” terang siswa yang saat ini masih duduk di bangku XI RPL 2.

“Saat ini, Aldi tengah mempersiapkan mental, fisik, kesehatan dan tentunya iman Islam juga,” ulasnya lagi.

Ke depan ia berharap bisa melestarikan, dan mengenal lebih luas budaya-budaya yang ada di Indonesia. “Setelah pulang dari Samarinda nanti, saya ingin mengenal dan mengapresiasikan ke anak millenial sekarang tentang budaya-budaya yang ada di daerah tersebut,” tandas Aldi yang tercatat sebagai siswa berprestasi yang aktif ekstrakurikuler pramuka, Safety Action Youth Forum (SAYF) yang dinisiasi Dinas Perhubungan Kota Sukabumi. Tidak hanya itu prestasi Aldi lainnya yaitu juara di kegiatan event marawis dan menjadi salah satu pemuda pelopor di Kota Sukabumi.

 

(wdy)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button