Inovasi tersebut diklaim Tantan, menjawab tantangan Industri 4.0. Di mana semuanya menggunakan sistem digital dan sekolahnya sudah menjawab tantangan tersebut.
Dikatakannya, untuk penggunaan ujian berbasis android ini, baru dilaksanakan pada saat ujian PAS semester ini. Ke depan ia menargetkan ujian berbasis android bisa dilaksanakan di setiap ulangan harian dan Ujian Nasional (UN).
Untuk pelaksanaannya terlihat cukup simpel. Setiap siswa harus mengunduh aplikasi UKS Mandiri di playstore, setiap handphone yang terhubung ke server otomatis akan langsung menampilkan soal yang berisi pilihan ganda bagi para peserta ujian.
Selain dinilai efektif dan efisien, karena tidak lagi harus mencetak soal ujian dengan kertas, ujian berbasis android ini mampu menguji integritas dan kejujuran tiap siswa. Karena setiap soal yang dijawab langsung terbaca oleh server yang diawasi tiap guru.
“Ada beberapa keunggulan ujian menggunakan Hp, pertama kita tidak perlu lagi mencetak kertas karena soal dan jawaban sudah tersedia di aplikasi,” paparnya.
Kedua, lebih efisien dan praktis dan terakhir menguji kejujuran siswa agar tidak mencotek, karena ini langsung terhubung ke server sekolah setiap siswa yang keluar dari aplikasi akan langsung di blokir karena dianggap mencontek.





