Momen HGN, Guru SD di Kota Sukabumi Raih Penghargaan Filtrasi Jabar

GURU BERPRESTASI
KEREN: Guru SDN Pakujajar CBM Kota Sukabumi, Idris (tiga kanan) bersama Kadisdikbud Kota Sukabumi, Mohammad Hasan Asari usai menerima penghargaan sebagai guru terbaik penulisan karya ilmiah guru penggerak.

SUKABUMI – Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) yang jatuh setiap 25 November, menjadi hari yang penting bagi para guru di seluruh Indonesia.

Pada momen HGN tahun ini, Kota Sukabumi patut berbangga hati, karena salah satu guru Sekolah Dasar (SD) meraih penghargaan karya tulis ilmiah terpuji guru penggerak dalam Festival Literasi Guru Penggerak (Filtrasi) Jawa Barat (Jabar) yang diselenggarakan Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Jabar dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional (HGN), pada 21-24 November 2022.

Bacaan Lainnya

Adalah Idris, Guru SD Negeri (SDN) Pakujajar CBM berhasil menorehkan prestasi terbaiknya melalui sebuah karya tulis.

Melalui sebuah karya tulisannya yang berjudul ” SIPEKEK Wayang MOCI ECPRES Solusi Pembelajaran di Masa dan Pasca Pandemi Covid 19″, menjadikan Idris mendapat penghargaan karya tulis ilmiah terpuji guru penggerak jenjang SD.

“Alhamdulillah hati ini mendapat apresiasi penghargaan karya tulis ilmiah terpuji guru penggerak dalam program kegiatan Filtrasi dan saya sangat bersyukur bertepatan dengan perayaan Hari Guru saya bisa mendapat penghargaan,” terang Idris kepada Radar Sukabumi, Minggu (27/11).

Awalnya ia pun tidak sempat percaya bisa mendapatkan perhargaan tersebut pasalnya kegiatan ini diikuti oleh ribuan peserta.

“Untuk peserta cukup banyak ada 1.000 orang lebih yang mengikuti dan peserta ini merupakan guru dari seluruh Kota Kabupaten di Jawa Barat,” tuturnya.

Ternyata SIPEKEK Wayang MOCI ECPRES ini merupakan inovasi yang dibuat Idris, sebagai bahan ajar pada masa pandemi Covid-19. Selama masa pandemi pembelajaran dilakukan secara daring atau online sehingga penyampaian pelajaran menjadi kurang efektif.

“Awalnya karena pandemi itu, selama daring anak-menjadi kurang semangat belajarnya bahkan nilai para siswa menurun, saya pun berinisiatif membuat sebuah solusi pembelajaran salah satunya melalui media SIPEKEK Wayang MOCI ECPRES ini dan alhamdulillah anak-anak kembali bersemangat untuk belajar,” ucapnya.

SIPEKEK Wayang MOCI ECPRES tersebut sudah dilakukan di sekolahnya selama kurang lebih dua tahun. Bukan hanya di sekolahnya, SIPEKEK Wayang MOCI ECPRES sudah digunakan di beberapa sekolah di luar kota Sukabumi.

“Sudah ada yang tertarik bahkan sudah digunakan di sekolah lain,” imbuhnya.

Dengan diraihnya penghargaan ini, ia berharap bisa menjadi motivasi bagi guru-guru hebat di Kota Sukabumi khususnya agar jangan berhenti berinovasi, terus berkarya untuk peningkatan kwalitas pendidikan di Kota Sukabumi.

“Sangat bahagia dan bersyukur bisa mendapatkan kesempatan bertemu dan sharing bersama guru-guru hebat se-Jabar, apalagi bisa mendapatkan juara dari sekian banyak guru-guru hebat. Hal ini tidak mudah perlu perjuangan dan fokus yang tinggi dan ucapan terimakasih kepada ibu kepala sekolah yang selalu mendukung dan proaktif dalam mewujudkan program inovasi guru-guru Pakujajar, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Sukabumi yang telah hadir menyaksikan penganugrahan tersebut, dan seluruh guru-guru hebat Kota Sukabumi yang keren-keren, wabil khusus rekan-rekan di SDN pakujajar CBM,” pungkasnya. (wdy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *