PENDIDIKAN

Mahasiswa KKN Ikut Membersihkan Sungai Citarum

×

Mahasiswa KKN Ikut Membersihkan Sungai Citarum

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa Universitas Budi Luhur melaksanakan KKN.

Ketiga, bekerja sama dengan Yayasan Rimbo Kito untuk “menyapa” Suku Anak Dalam di Kecamatan Tebo, Provinsi Jambi untuk mengembangkan sumber daya manusia yang ada di suku tersebut.

Bank bjb Tandamata

Termasuk di 3 titik lokasi ini, program KKN membangun dan memperkenalkan “jamban” bagi masyarakat yang masih primitif

Keempat, memperkenalkan Program Bank Sampah di 90 lokasi. Kelima, mewujudkan Rumah Cerdas Berbudi Luhur (rumah baca) di 95 kelurahan. Keenam, membantu masyarakat untuk “melek IT” secara cerdas berbudi luhur.

Pada pelepasan tersebut Direktur Pembelajaran Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, DR. Paristiyanti Nurwardani memaparkan bahwa mahasiswa yang melaksanakan KKN akan didesain menjadi seorang pemimpin, baik itu di Indonesia, ASEAN ataupun pemimpin dunia.

“Pada prinsipnya jika kita berbicara tentang KKN, kami sedang mendesain mahasiswa untuk menjadi pemimpin dengan dua kompetensi. Pertama, kompetensi hardskill, diekspresikan melalui transkrip. Yang kedua softskill. Pertama mampu melakukan komunikasi, komunikasi dengan teman yang berbeda jurusan, dan juga masyarakat disana. Kedua, harus mampu melakukan koordinasi dan kolaborasi dengan teman dan DPL,” ujarnya.

Ketiga terkait dengan critical thinking, mahasiswa harus peka terhadap kondisi sosial, peduli terhadap permasalahan masyarakat, dan mahasiswa harus bisa mengidentifikasi masalah serta mencari solusi bersama-sama. Yang terakhir adalah mempelajari tentang writing skill.