SUKABUMI – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sukabumi (STIKes) Sukabumi kembali meraih penghargaan prestisius di bidang kepatuhan laporan kerjasama dan jumlah kerjasama terbanyak tingkat sekolah tinggi di wilayah LLDIKTI IV Jawa Barat (Jabar).
Penghargaan tersebut diberikan dalam acara Anugerah Penghargaan Kerjasama dan Bimtek Pembelajaran Inklusif di Perpustakaan yang dilaksanakan di Kota Bandung pada, Selasa (29/10).
Penghargaan ini menandai apresiasi ketiga yang diterima oleh STIKes Sukabumi, memperlihatkan dedikasi dan komitmen kuat lembaga ini dalam membangun budaya mutu yang unggul di lingkungan pendidikan tinggi.
Ketua STIKes Sukabumi, Iwan Permana mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian tersebut. Ia menyatakan bahwa penghargaan ini bukan hanya menjadi kehormatan, tetapi juga pemacu semangat seluruh civitas akademika STIKes Sukabumi untuk senantiasa meningkatkan kinerja dan kualitas pendidikan.
“Penghargaan ini adalah bentuk nyata dari upaya kami dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan. Kami mendorong pelaporan setiap hasil kinerja, baik internal maupun eksternal, sebagai bahan evaluasi yang menjadi dasar perbaikan dalam tata kelola institusi,” ujar
Iwan kepada Radar Sukabumi, Rabu (30/10).
Iwan menambahkan bahwa STIKes Sukabumi mengedepankan prinsip PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) sebagai panduan utama dalam operasionalnya. Melalui prinsip ini, setiap tahapan di kampus, mulai dari perencanaan hingga implementasi, dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan dievaluasi untuk memastikan hasil terbaik.
Evaluasi yang rutin setiap semester juga menjadi alat pengendalian penting untuk meningkatkan kinerja STIKes Sukabumi secara keseluruhan.
Pencapaian penghargaan ini juga disertai dengan keinginan untuk memberikan layanan pendidikan yang terbaik bagi mahasiswa dan civitas akademika.
“Tujuan utama kami bukan semata penghargaan, melainkan menjaga dan meningkatkan budaya mutu demi pengalaman belajar yang optimal bagi mahasiswa. Kami ingin menjadi bagian dari lingkungan pendidikan yang bermutu dan inovatif,” tambahnya.
Hingga 2024, STIKes Sukabumi telah berhasil menjalin lebih dari 200 kerjasama dengan beragam instansi, seperti klinik, rumah sakit, pemerintah kota dan kabupaten Sukabumi, serta sejumlah universitas, baik dalam maupun luar negeri.
Kerjasama ini diharapkan dapat memperkuat kualitas pendidikan yang diberikan STIKes Sukabumi serta memberikan nilai tambah pada pengalaman akademik mahasiswa.
“Dengan memperluas jejaring ke dunia usaha, industri, dan institusi pendidikan lain, kami berharap mampu membekali mahasiswa dengan keterampilan yang relevan, sehingga mereka siap menghadapi tantangan kompleks dunia kerja,” ungkapnya.
Sejalan dengan visi STIKes Sukabumi, yaitu menjadi institusi pendidikan yang unggul dan berkualitas, upaya peningkatan mutu pen-didikan melalui kerjasama dan pelatihan inklusif di perpustakaan diharapkan dapat menjadi fondasi kuat untuk menghasilkan tenaga kesehatan profesional yang siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Dengan pencapaian ini, STIKes Sukabumi semakin memperkokoh posisinya sebagai institusi pendidikan yang berkomitmen dalam mutu dan pelayanan terbaik, memberikan kontribusi nyata terhadap kebutuhan tenaga kesehatan profesional yang berintegritas.(wdy)






