Kemendikbudristek Nunuk Suryani Jelaskan Tiga Mekanisme Seleksi Guru PPPK

Tangkapan layar Pelaksana Tugas Dirjen Guru dan Tenaga
Tangkapan layar Pelaksana Tugas Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbudristek Nunuk Suryani dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR di Jakarta, Kamis (3/11/2022). (ANTARA/Indriani)

JAKARTA — Pelaksana Tugas Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbudristek Nunuk Suryani mengatakan ada tiga mekanisme seleksi bagi guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada 2022.

’’Pertama adalah seleksi penempatan bagi guru yang lulus passing grade pada 2021 atau P1, di antaranya THK atau tenaga guru honorer yang telah mengajar sebelum dan sampai tahun 2005, guru non-ASN sekolah negeri, lulusan Pendidikan Profesi Guru atau PPG, dan guru swasta,” ujar Nunuk dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR RI di Jakarta, Kamis (3/11).

Bacaan Lainnya

Kemudian, jika masih tersedia formasi, maka akan dilakukan seleksi dengan mekanisme kedua yakni seleksi kesesuaian atau P2. Seleksi dilakukan dengan mempertimbangkan dimensi kompetensi profesional, pedagogik, sosial, dan kepribadian. “Untuk pesertanya yakni THK II dan guru honorer negeri yang telah lebih dari tiga tahun terdaftar pada Data Pokok Pendidikan,” katanya.

Kemudian, jika masih tersedia formasi maka akan dilakukan seleksi tes yang mempertimbangkan dimensi kompetensi teknis, kompetensi manajerial, dan sosial kultural atau P3. ’’Untuk pesertanya yakni guru honorer negeri yang kurang dari tiga tahun terdaftar di Dapodik, lulusan PPG, dan guru honorer yang terdaftar di Dapodik,” kata dia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *