“Kami berharap ke depan siswa-siswi dari MTs dan MA juga bisa berpartisipasi dalam program ini. Walaupun secara umum tingkat perilaku menyimpang di madrasah relatif kecil, namun langkah antisipasi tetap perlu dilakukan,” jelasnya.
Erwan menambahkan, bahwa pihaknya telah menjalankan berbagai upaya penguatan karakter di lingkungan madrasah. Salah satunya melalui Forum OSIS Madrasah Aliyah Kabupaten Sukabumi (FOMAKSI), kegiatan Pramuka Saka Amal Bakti, dan beragam ekstrakurikuler lainnya yang dirancang untuk membangun jiwa kepemimpinan serta menanamkan nilai-nilai positif.
“Ini adalah bagian dari langkah kecil yang kami lakukan untuk mendukung cita-cita besar membentuk generasi muda yang berkarakter kuat, sejalan dengan visi Gerbang Panca Waluya yang dicanangkan oleh Gubernur Jabar,” pungkasnya. (den/d)






