Benny, salah satu perwakilan alumni, menegaskan kebersamaan ini tidak hanya milik angkatan 83. Dukungan dari angkatan 84 dan 85 menunjukkan solidaritas lintas generasi.
“Tidak ada sekat di antara kami. Semua dilandasi kepedulian. Kami ingin ke depan bisa lebih banyak melibatkan alumni lintas angkatan,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya keseimbangan hidup, baik fisik maupun spiritual, melalui olahraga bersama, kegiatan keagamaan, dan silaturahmi.
Di penghujung acara, tidak ada kata perpisahan. Hanya janji untuk kembali bertemu, menjaga komunikasi, dan terus hadir satu sama lain. Sebab waktu mungkin membawa pergi masa muda, tetapi tidak pernah bisa memudarkan arti persahabatan.(ris/d)




