SUKABUMI – Ratusan guru SD dan SMP se-Kota Sukabumi mendapatkan pelatihan membuat robot di aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Sukabumi, pada Rabu (31/1). Pada pelatihan tersebut Disdikbud Kota Sukabumi menggandeng Sukabumi Robotik, sebagai salah satu pakar robot di Kota Sukabumi.
Kepala Seksi Kesiswaan Disdikbud Kota Sukabumi Dadi Rulanto mengatakan, pelatihan diikuti sebanyak 150 guru SD dan SMP se-Kota Sukabumi. Nantinya guru tersebut akan meneruskan ilmunya kepara para pengajar lain atau ke peserta didik di sekolah masing-masing.
“Sebenarnya ini merupakan rangkaian dari kerjasama antara Disdik Kota Sukabumi bersama Sukabumi Robotik, salah satunya memberikan pelatihan bagi para guru, kemarin sudah dilaksanakan dan insya Allah hasil dari pelatihan ini akan dilaksanakan Sukabumi Robotik Competition yang rencananya akan dilaksanakan pada Februari tahun ini,” terang Dadi kepada Radar Sukabumi, Kamis (1/2).
Ia pun sangat menyambut baik adanya pelatihan robot. Hal itu dapat mengembangkan bakat dan minat peserta didik dalam hal robotik.
“Semoga dari hasil pelatihan ini baik guru maupun siswa bisa berprestasi di bidang robotik, bukan hanya di nasional bahkan internasional,” harapnya.
Direktur Sukarobot Academy Japar Sidik menambahkan, saat ini Indonesia sudah memasuki Era Industri 4.0. Di
buktikan dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat setiap tahun. Untuk itu, ilmu pengetahuan tentang robotik penting diajarkan ke anak-anak usia SD.
“Sebab, ilmu ini mengajarkan anak akan banyak hal. Melatih pemikiran anak yang terstruktur dan logis,” ujar Japar Sidik.
Dia menyebutkan, kedatangan Sukabumi Robotik ke Disdikbud Kota Sukabumi sebagai ajang memperkenalkan robotik di lingkunan pendidikan. Sekaligus berbagi ilmu tentang robotik dan coding.
“Ini merupakan kegiatan sosialisasi Sukabumi Robotic Competition (SRC) Regional se-Jabar 2024 untuk guru SD dan SMP se Sukabumi,” tambahnya.
Acaranya pengenalan Sukarobot Academy, pengenalan robotik dan coding secara umum serta pengenalan kategori robotic dan coding secara khusus yang akan dilombakan saat SRC.
Dalam kegiatan tersebut guru ikut berlomba membuat robot, belajar membuat robot dan coding. Menurut Japar, Robotik adalah salah satu bukti kemajuan teknologi yang banyak dikembangkan di negara- negara maju seperti Jepang, Amerika Serikat, maupun negara lainnya.
Adanya teknologi robotika tentunya memberikan pengaruh yang besar pada aktivitas manusia. Untuk semakin mengenalkan teknologi tersebut, beberapa negara memasukkan jurusan robotik di universitas-universitasnya, termasuk sekolah menengah.
Dengan diadakannya SRC ini, diharapkan generasi muda saat ini dapat mengikuti perkembangan teknologi robotika. Sehingga harapan orang tua menjadikan anak yang Smart, Kreatif, Inovatif, Imaginatif memiliki logika berpikir yang baik, dan dapat menyelesaikan masalah secara mandiri maupun tim, dapat tercapai.
“Oleh karena itu, kami mengajak kepada pihak-pihak lain untuk ikut serta dalam menyukseskan dan menjadi pendukung acara tersebut, serta kegiatan-kegiatan lainnya,” katanya.
Kegiatan-kegiatannya bersifat modern, digitalilasi dan mencerminkan teknologi terdepan.
“Targetnya dari kegiatan ini agar siswa SD, SMP se-Kota Sukabumi dapat ikut menjadi peserta SRC Regional 2024 yang nantinya akan menjadi sarana seleksi mencari siswa yang potensial untuk diikutkan di SRC Nasional pada Agustus mendatang,” pungkasnya. (wdy)






