Tak segan-segan, Marzuki mengajak semua pihak untuk menghentikan pengesahan RUU Sisdiknas. Menurutnya, RUU Sisdiknas adalah ancaman nyata bagi keberlangsungan pendidikan di Indonesia.
“Nadiem patut diduga adalah mewakili kepentingaan asing yang ingin menghancurkan bangsa Indonesia melalui kehancuran dunia pendidikan,” tegasnya.
Marzuki menyebut sebagai anak bangsa tidak ada kata lain selain melawan. Dia menuding mereka yang tidak ikut melawan tidak empati terhadap nasib bangsa ke depan. “Tidak ada zamannya lagi di antara kita ada yang diam dengan beragam alasan, pilihan hanya satu kita yang bubar atau Nadiem yang turun,” pungkasnya.(*)





