Guru Besar FIB Universitas Indonesia Ungkap 3 Kelompok di Balik Perubahan Statuta UI

UI
Ilustrasi Gedung Rektorat Universitas Indonesia (Feru Lantara/Antara)

Kemudian kelompok ketiga, mereka yang tinggal permanen di dalam UI tetapi tidak peduli dengan rumahnya, hanya peduli pada keuntungan pribadi. ’’Relasi tiga kepentingan itulah yang memungkinkan PP 75/2021 lolos, tiba-tiba ada, kita seperti mendapat serangan fajar,” ungkap Manneke.

Bacaan Lainnya

Dalam webinar yang sama, dosen FISIP Universitas Indonesia Reni Suwarso menyampaikan pengamatannya bahwa kelahiran PP 75/2021 sangat kental dengan kepentingan politik pada Pemilu 2024. Apalagi penyusunan PP tersebut hanya melibatkan Rektor dan Majelis Wali Amanat (WMA) UI. ’’Seperti ada yang ingin menapaki politik melalui UI untuk menggaet partai politik,” kata Reni.

Dia lalu mengungkapkan bahwa dalam MWA UI juga terdapat menteri dan mantan menteri pemerintahan Presiden Joko Widodo. Di antaranya adalah Menteri BUMN Erick Thohir sebagai anggota MWA UI wakil masyarakat, dan Sri Mulyani sebagai anggota MWA UI wakil dosen. ’’Pak Jokowi, tolong lah ditinjau ulang PP 75/2021 karena tidak sesuai aspirasi UI. Kalau ada yang bilang ini sesuai aspirasi UI, itu UI cabang Rektor dan MWA,” pinta Reni. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *