Gunakan BOS dengan Transparan!

  • Whatsapp
TOLAK PEMOTONGAN BOS: Sejumlah guru dan Kepala Madrasah Swasta se-Kediri membentangkan poster saat unjuk rasa di kantor Kementerian Agama di Kediri, Jawa Timur, Kamis (5/11/2020). (Antara/Prasetia Fauzani/nz)

JAKARTA – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengingatkan kepada para kepala sekolah untuk menerapkan pengelolaan dana bantuan operasional sekolah (BOS) secara transparan, seiring adanya diskresi pemanfaatan dana itu oleh masing-masing kepala sekolah.

Dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (12/11), Bambang Soesatyo mendorong Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meminta para kepala sekolah penerima dana BOS untuk membuat dan menyerahkan laporan pertanggungjawaban penggunaan dana BOS secara berkala dengan mengedepankan transparansi.

Bacaan Lainnya

“Diskresi seperti ini mempunyai kelemahan dari sisi transparansi dan akuntabilitas,” ujar Bambang Soesatyo.

Selain melakukan pengawasan secara ketat terhadap penggunaan dana BOS, Kemendikbud serta dinas pendidikan dan kebudayaan dinilainya perlu memberikan pendampingan kepada kepala sekolah dalam menatakelola dana BOS.

Hal itu karena kepala sekolah yang menentukan penggunaan dana BOS untuk belanja barang dan jasa, sarana prasarana penunjang pembelajaran jarak jauh (PJJ), gaji guru honorer atau pembangunan infrastruktur yang diperlukan.

Adapun pemerintah menganggarkan dana sebesar Rp3 triliun untuk tambahan dana BOS daerah tertinggal. Sebelumnya penghitungan dana BOS berdasarkan jumlah murid dan biaya per siswa pun disamakan.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menilai metode penghitungan dengan berdasarkan jumlah murid tersebut, tidak adil untuk sekolah yang muridnya sedikit dan sebagian besar berada di daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T).

Nadiem berharap tambahan dana BOS tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Apalagi saat ini, dana BOS tersebut langsung masuk ke rekening masing-masing sekolah. (ant)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *